Eksotisme Taman Air

|

Koran SI - Koran SI

Kebutuhan aquascape tidak hanya meliputi beberapa ekor ikan, tapi diisi pula dengan sejumlah tanaman yang tumbuh di dalam air. (Foto: Google)

Eksotisme Taman Air
ANDA ingin memiliki taman di dalam rumah, tapi terhalang karena lahan hunian cukup sempit? Mungkin aquascape bisa menjadi alternatif Anda untuk membuat taman.
Berbeda dari taman pada umumnya, aquascape adalah taman air yang memiliki kesan lebih segar dan alami, bahkan mungkin bisa mempercantik hunian Anda. Dewasa ini kehadirannya sudah mulai diperhitungkan. Terbukti, efek kehadiran aquascape yang paling terasa adalah dapat mengubah ruang yang memiliki bagian cenderung negatif atau masif menjadi lebih hidup.
 
Sekilas aquascape mirip dengan akuarium ikan yang biasa ada di dalam rumah. Bedanya, kebutuhan aquascape tidak hanya meliputi beberapa ekor ikan, tapi diisi pula dengan beberapa tanaman yang tumbuh di dalam air. Maka itu, istilah aquascape diartikan sebagai taman air karena ada tanaman yang hidup di dalam akuarium yang berisi air.
 
Menurut salah seorang pehobi aquascape Reggie Kanasut, aquascape adalah sebuah seni menata tanaman air dengan pelengkap seperti ornamen batu dan kayu, yang membentuk sebuah estetika keindahan yang dapat dinikmati kita. Kelebihan bagi seseorang yang mengaplikasikan aquascape adalah dapat memberi efek segar di dalam rumah, ditunjang dengan kehadiran elemen air yang menenangkan serta ikan kecil-kecil yang berenang yang mampu memunculkan perasaan senang. Apalagi jika yang merawat aquascape si empunya rumah sendiri, tentu bakal menumbuhkan jiwa yang cinta terhadap alam. Malah, Anda bisa melihat keindahan dunia baru dari aquascape.  Kelebihan-kelebihan inilah yang coba ditawarkan oleh aquascape jika diaplikasikan di rumah Anda.
 
Pembuatan aquascape tidak perlu mahal dan rumit. Menurut Reggie, asumsikan seseorang tidak memiliki apa pun, maka biaya yang perlu disiapkan minimal Rp500.000 untuk sebuah akuarium standar, filter internal, pasir biasa, pupuk dasar dan pupuk cair, CO2, rumah lampu, dan tanaman yang tidak mahal.
 
”Bila membahas harga masing-masing alat, saya tidak bisa mematok secara pasti karena harga alat penunjang sangat bervariasi,” katanya.
 
Maka itu, lanjut Reggie, pembuatan aquascape  bisa menjadi murah, bisa juga mahal. Sebab, peralatan dan isi tanaman dapat menentukan biaya yang bakal dikeluarkan. Hanya, perlu ditegaskan bahwa aquascape dengan bujet rendah pun bisa menjadi aquascape yang indah di tangan ahlinya. Lalu, bagaimana cara pengaplikasiannya?


Reggie yang juga distributor pupuk khusus aquascape merek Wondergro yang dipasok ke salah satu toko di Surabaya itu menuturkan, banyak hal yang dapat dicontoh untuk pengaplikasian aquascape. Salah satunya, banyak desain aquascape yang mengambil contoh dari alam. Aturan-aturan standar yang ada di alam bisa diterapkan langsung ke aquascape. Penggunaan skala perbandingan antara objek dan tanaman yang ditempatkan di dalam aquascape juga memengaruhi hasil akhirnya.

Adapun kebutuhan-kebutuhan yang harus dipersiapkan untuk membuat aquascape adalah, yang pertama akuarium dengan standar ukuran 90x45x45 (panjang x lebar x tinggi). ”Ukuran ini merupakan pilihan yang tepat untuk seorang pemula aquascape,” ujar Reggie.
 
Hal kedua yang harus dipersiapkan adalah lampu. Menurut Reggie, lampu ini berguna untuk mewakili matahari sehingga tanaman tetap bisa berfoto sintesis. Pemilihan lampu juga meliputi beberapa hal yaitu: pilihlah lampu dengan spektrum warna paling lengkap. Lalu, kekuatan lampu disesuaikan dengan kebutuhan tanaman yang dipilih.
 
”Dalam hal ini, Anda dapat memilih beberapa jenis dan merek lampu rumahan yang sudah teruji bisa dipakai di aquascape atau membeli lampu khusus aquascape,” saran Reggie.
 
Kebutuhan lain yakni air. Menurut arsitek lanskap Rahmat Nurhadi, jenis air aquascape dilihat dari efek yang ditimbulkan dibagi menjadi dua, yaitu jenis air yang bergerak seperti air terjun buatan dan jenis air bertipe tenang seperti yang ada di dalam akuarium namun tak memiliki pergerakan buatan.
 
”Jenis air yang paling menarik untuk aquascape adalah yang memiliki permainan air karena akan memberi efek lebih dramatis, dibandingkan dengan air yang kedengarannya lebih tenang,” kata Rahmat.

Sementara menurut Reggie, air yang bagus adalah yang memiliki kandungan mineral seimbang dan tidak mengandung klorin. Untuk mengaplikasikan air di dalam aquascape, Anda harus menyesuaikan suhu air agar terus stabil. Ukuran suhu air yang stabil biasanya berada pada kisaran 24–28 derajat Celsius.

Kebutuhan selanjutnya; chiller yang berfungsi sebagai alternatif pengontrol suhu akuarium. Yang terakhir adalah filter. Filter di sini tidak hanya berfungsi untuk menjalankan fungsi mekanik atau menyaring kotoran, tapi berfungsi pula secara biologis, yaitu sebagai tempat tinggal bakteri pengurai.
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Soto Lamongan Ikon Hotel Dharmawangsa