Walk in Closet untuk si Kecil

Jum'at, 2 Juli 2010 - 11:21 wib | Koran SI - Koran SI

Walk in closet untuk si kecil (Foto: Getty Images) Walk in closet untuk si kecil (Foto: Getty Images) WALK in closet bukan hanya milik orang dewasa. Anak-anak pun boleh diberikan perabot ini dengan desain yang tentu saja disesuaikan dengan usianya.

Pada prinsipnya, mendekorasi walk in closet untuk anak hampir sama dengan proses mendesain kamar tidurnya. Dibutuhkan kesabaran, pengertian, sekaligus pengarahan bagi si anak. Sebab, kalau Anda terus menuruti semua kemauannya, walk in closet itu bisa jadi bukan tertata bagus, tapi malah berantakan.

Desainer interior Gunawan menuturkan, mendesain walk in closet untuk anak harus disesuaikan dengan kebutuhannya. Maka itu, sebelum menata, yang perlu diketahui adalah berapa umur si anak. Ini berkaitan dengan tinggi gantungan baju yang harus dibuat.

”Untuk anak, paling ideal ukuran lemarinya mencapai 160 cm. Ukuran ini sudah termasuk untuk anak usia 12 tahun ke atas,” ujar Gunawan.

Jika berkaitan dengan fungsi efisiensi, pembagian ruang di dalam walk in closet patut diperhatikan. Ambil contoh tinggi plafon ruangan mencapai tiga meter. Nah, Anda bisa membagi lemari menjadi dua ruangan, dengan dua rak atas dan dua rak bawah.

Ukur kirakira 160 cm untuk rak bawah. Letakkan pakaian yang biasa dikenakan sehari-hari, sementara rak atas bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan bed cover atau bantal yang digunakan dua minggu sekali, misalnya.

Setelah itu, tanyakan kepada anak, suka warna apa? Menurut Gunawan, hal ini perlu ditanyakan karena umumnya anak sudah mengerti warna favoritnya. Dari warna tersebut, Anda dapat menghias walk in closet sesuai dengan keinginannya.

”Tapi, tidak lantas jika anak suka warna-warna nabrak, lalu kita turuti. Sesekali orangtua bisa memberi pengarahan kepada si anak soal warna yang sesuai,” terang Gunawan.

Biasanya, warna yang cenderung girly seperti merah muda menjadi pilihan ruang pakaian untuk anak perempuan. Anda boleh mengaplikasikan warna tersebut pada wallpaper atau warna lemari.

Sementara, anak lelaki rata-rata memilih warna biru sebagai warna pilihan. Pemilihan serta penataan furnitur juga menjadi salah satu kegiatan yang bisa diikuti oleh anak. Gunawan mengatakan, furnitur pendukung walk in closet adalah cermin dan meja rias. Anda bisa mengajak anak untuk memilih bentuk cermin yang diinginkannya. (nsa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »