MANTAN Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta tak bisa menyembunyikan perasaan sedih yang mendalam saat melayat di rumah duka Iwan Tirta. Meutia mengaku kehilangan sosok panutan.
"Saya sangat kehilangan. Beliau itu orang yang mendidik diri sendiri, tanpa meniru kemudian bisa menjadi seorang maestro batik,” tutur Meutia Hatta di Jalan Panarukan 25, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (31/7/2010).
Menurut Meutia, Iwan Tirta adalah orang yang sangat kreatif pada era 1970-an.
“Beliau adalah orang yang mengajak, kemudian baru diikuti oleh yang lainnya. Beliau orang yang banyak ilmu. Saya kira beliau adalah contoh dan panutan,” pujinya.
Meutia cerita, lima hari lalu terakhir kali bertemu Iwan Tirta. Saat itu Meutia membesuk Iwan di Rumah Sakit Abdi Waluyo Menteng, Jakarta.
“Beliau sudah tidak bisa banyak berkomunikasi karena menahan rasa sakit,” tukasnya.
(tty)