GAYA safari (safari look), merupakan adaptasi dari busana para pemburu binatang di alam yang liar. Salah seorang perancang yang memopulerkan gaya maskulin ini adalah Yver Saint Laurent, perancang kenamaan asal Paris itu piawai memadupadankan gaya safari.
Safari adalah salah satu tren fesyen abadi yang muncul hampir di setiap musim panas dalam beberapa bentuk. Dengan nuansa alam liar berwarna krem, setelan pakaian berwarna khaki dan putih menjadi salah satu tren yang tak lekang waktu dan dapat dikenakan di mana pun. Demikian yang dikutip dari Daily Mail.
Musim ini, sebuah pilihan klasik dan salah satu tren yang paling elegan dan dapat dipakai untuk memadu padankan gaya safari ialah animal print.
Keindahan kulit hewan memiliki pesona tersendiri. Tak heran, motif dan coraknya (animal print) banyak menginspirasi dalam dunia mode. Busana bermotif kulit binatang, makin banyak ragamnya. Keindahan dan kecantikan animal print ini, bagi sebagian orang membawa prestise tersendiri. Tak jarang, mereka pun sengaja mengoleksinya, entah dari motif asli atau hanya tiruan.
Gaya safari cenderung lebih mudah untuk disesuaikan, sehingga dapat dikenakan untuk di kantor, atau bahkan di pantai. Carilah kemeja putih lengan pendek dan tim dengan celana pendek linen atau sepasang celana khaki musim ini dipotong, pilih shirtdresses sederhana, dan jaket, atau bersenang-senang dengan sentuhan motif binatang di kaftan dan rok yang dikenakan.
Sebuah ikat pinggang, tas, dan sepatu kulit warna cokelat, beberapa perhiasan kayu dan sepasang bingkai besar kura-kura akan menambahkan sentuhan akhir yang memberi kesan glamor.
Anda akan menemukan seluruh safari High Street, khususnya di koleksi Gap, Zara, dan Banana Republic. Atau jika Anda mencari investasi, maka cobalah Ralph Lauren. (nsa)