16 Desainer Top Unjuk Kebaya Kontemporer & Modern

Minggu, 7 November 2010 - 00:54 wib | Tuty Ocktaviany - Okezone

Koleksi Anne Avantie (Heru H/Okezone)

16 Desainer Top Unjuk Kebaya Kontemporer & Modern
SEBANYAK 16 perancang top di Tanah Air unjuk kreativitas merancang busana kebaya di acara pembukaan Jakarta Fashion Week 2010/2011. Mereka menghadirkan kebaya tidak lagi berkesan kuno, tetapi lebih kontemporer dan modern.

Para perancang pilihan ini adalah Edward Hutabarat, Ari Seputra, Ghea Panggabean, Adjie Notonegoro, Harry Dharsono, Priyo Oktaviano, Raden Sirait, Suzy Lucon, Ramli, Widi Budimulia, dan koleksi Museum Afif Syakur-Yogyakarta. Selain mereka, ada pula beberapa desainer yang ikut berpartisipasi seperti Anne Avantie, Afif Syakur, Ferry Sunarto, Lenny Agustin, Marga Alam, dan Musa Widyatmodjo. Kali ini mereka diberikan kesempatan menampilkan satu rancangan kebaya yang sesuai dengan judul acara “A Tribute to Kebaya”.

“Koleksi saya kali ini tampil berbeda. Saya memamerkan kebaya kasik kutu baru warna putih yang dilengkapi stagen dan selendang dari kain jumputan. Untuk padanannya, saya pilih batik motif klasik,” ucap Anne Avantie yang ditemui okezone usai pergelaran busana di Pacific Place, Jakarta Selatan, Sabtu (6/11/2010).

Anne mengaku pilihan desain busana tersebut memang bukan inisiatif sendiri, melainkan ditentukan oleh panitia JFW. Namun begitu, desainer asal Kota Semarang ini tetap nyaman sekalipun terbiasa merancang kebaya dengan gaya ekstravaganza, potongan asimetris, dan penuh taburan payet.

Sementara untuk koleksi Musa Widyatmodjo terlihat lebih modern. Mantan Ketua Umum Pusat Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) ini menampilkan kebaya peranakan yang ringan dan feminin dengan padanan batik modern.

“Kebaya tidak selamanya ditampilkan dalam bentuk klasik, tetapi bisa lebih modern dan mengikuti tren terkini. Karena itu, saya pun selalu menghadirkan sesuatu yang lagi up-to-date dalam dunia fesyen. Bentuk-bentuk struktural, misalnya,” kata Musa, semangat.

Berbeda dengan koleksi Anne Avantie dan Musa Widyatmodjo, desainer yang sedang naik daun Lenny Agustin menghadirkan kebaya yang sangat edgy. Lenny menghadirkan gaya kebaya “nonya” untuk wanita muda masa kini yang dinamis dan enerjik.

“Aku suka bajunya. Modelnya sangat mewakili jiwa anak muda dan berani mengeksplorasi warna. Aku pun tertarik pakai kebaya yang seperti ini,” ujar penyanyi Titi Dwijayanti.

Dalam kesempatan tersebut, para perancang yang berpartisipasi terlihat hadir dan bergabung dengan para pencinta mode, kecuali Adjie Notonegoro yang kini sedang tersandung masalah hukum.

“Saya di sini mewakili Mas Adjie. Saya tentu saja terharu karena Mas Adjie masih bisa memamerkan kebaya di ajang JFW. Saya berharap selepas keluar dari penjara, Mas Adjie masih tetap berkarya di dunia fesyen,” tutup keponakan Adjie Notonegoro, Ivan Gunawan.

Acara Jakarta Fashion Week 2010/2011 dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Selain peragaan busana, acara tersebut juga dimanfaatkan untuk penggalangan dana membantu para korban bencana alam Merapi, Mentawai, dan Wasior.
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Armand-Gita Minta Jokowi Kritis Soal Kesehatan