Danau Maninjau, Legenda Kisah 'Bujang Sembilan'

|

Pasha Ernowo - Okezone

(foto: javatour-visitindonesian.blogspot.com)

Danau Maninjau, Legenda Kisah 'Bujang Sembilan'
INGIN lari dari kebisingan ibu kota untuk mencari suasana dan pemandangan alam yang menenangkan? Danau Maninjau tempat yang cocok.

Danau yang indah di Sumatra Barat adalah salah satu tempat terhening di Indonesia. Bertengger di atas bukit, sekitar 461 meter di atas permukaan laut, danau Maninjau mempunyai pemandangan yang sangat indah.

Dengan luas 100m2, danau ini merupakan kejaiban alam yang luar biasa dan tempat yang tepat untuk menenangkan diri dan menikmati hidup yang tenang.

Untuk sampai ke danau, pengunjung harus mengambil jalan curam menurun dari Bukittinggi. Perjalanan akan berliku-liku dan bertikungan tajam. 44 belokan di jalan ini diberi nama, Kelok 44. Perjalanan ke danau akan memukau Anda dengan pemandangan luar biasa ke arah danau biru berkilauan dan bukit-bukit sekitarnya.

Danau ini lebih dari sekedar landmark indah, danau ini juga merupakan bagian dari warisan budaya masyarakat setempat. Legenda "Bujang Sembilan" (kira-kira diterjemahkan sebagai "Sembilan pria muda") berlatar sekitar danau ini. Menurut cerita rakyat setempat, salah seorang pria dalam cerita itu mati dengan terjun ke kawah, kemudian kawah meluas, membentuk sebuah danau.

Dengan mengagumi pemandangan dan kedamaian sekitar danua, kunjungan ke Danau Maninjau akan membuat Anda santai dan disegarkan. Jika Anda mencari pemandangan yang fantastis, resor Maninjau bertengger di puncak bukit dan menawarkan beberapa pemandangan terbaik danau.

Desa Maninjau terletak di dekat danau dan sejumlah orang terkenal Indonesia  menyebutnya sebagai rumah. Buya HAMKA, salah satu novelis paling terkenal di Indonesia, lahir di sini. HAMKA menulis Tenggelamnya Kapal Van der Wijk yang penomenal. Orang terkenal lainya yang lahir di sini adalah Rangkayo Rasuna Said, salah satu pahlawan nasional Indonesia. Namanya telah diabadikan sebagai salah satu jalan protokol di Jakarta. (uky)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Farishad Latjuba Hobi ke Museum