Jelajah Kehidupan Malam di Pantai Pattaya

|

Pasha Ernowo - Okezone

(foto: real-estate-thailand.com)

Jelajah Kehidupan Malam di Pantai Pattaya
PANTAI Pattaya memang tidak seindah pantai-pantai eksotis di Indonesia. Tetapi Pantai Pattaya memiliki nama mendunia dan menjadi salah satu tujuan wisata internasional.

Sebelumnya, Pattaya hanyalah desa nelayan kecil di pesisir Pantai Thailand. Semuanya berubah ketika ratusan prajurit Amerika pada 1961 menjadikan Pattaya sebagai tempat berlibur.

Tak lama kemudian, geliat wisata pantai semakin lekat dengan Pattaya. Hingga makin berkembang dengan banyak didirikannya resor, hotel, dan pusat perbelanjaan terbesar di Asia.

Saking terkenalnya, ada ungkapan yang menyatakan tak lengkap ke Thailand tanpa berkunjung ke Pattaya. Akibatnya, Pantai Pattaya seakan menjadi miniatur dunia.

Selain wisata air, di bagian selatan, dikhususkan untuk para penikmat hiburan malam. Hampir setiap jengkal tanahnya, banyak terdapat hotel dan pusat-pusat hiburan malam khusus orang dewasa.

Tempat clubbing seperti bar, pub, diskotek, menggurita di sini. Kehidupan malam begitu semarak. Tak jauh berbeda dengan kehidupan malam di Pantai Kuta, Bali.

Kenyataan ini pada akhirnya membuat Pantai Pattaya menjadi lekat dengan citra wisata 'syur'. Banyak resor menawarkan tarian binal dan wisata seks di bar-bar yang mereka miliki. Sesuatu yang tentunya amat disukai penikmat seks sesaat atau para Don Juan.

Seks bebas jadi budaya yang memprihatinkan dan meresahkan di Negeri Gajah Putih ini. Sebuah noktah yang menodai nama besar Pantai Pattaya.

Meskipun industri dan pariwisata seks tetap menunjukkan tajinya di kawasan ini, yaitu sebagai penyumbang aliran uang terbesar. Setidaknya, Pantai Pattaya dapat memberikan alternatif lain bagi wisatawan yang hendak melepas lelah dan menikmati keindahan alamnya. (uky)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Menteri Baru, Wisata Indonesia Harus Mendunia