Terpikat Keindahan Batur

|

Pasha Ernowo - Okezone

(foto: klikbali)

Terpikat Keindahan Batur
BATUR, sebuah desa pegunungan di Penelokan Utara, Kecamatan Kintamani, yang berada di kaki Gunung Batur menawarkan pengalaman wisata alam yang akan membuat Anda berdecak kagum. Dua tampilan mempesonanya, Gunung Batur dan Danau Batur akan memujudkannya.

Untuk mendapat tampilan terbaik pemandangan Batur, Anda harus berdiri di penelokan (dalam bahasa Bali yang berarti tempat untuk melihat-lihat) yang terletak di wilayah Desa Kedisan, Kintamani.

Sesaat, mata Anda akan takjub melihat pemandangan menakjubkan perpaduan antara Gunung Batur dengan Danau Batur yang berbentuk bulan sabit berwarna biru di tengah kaldera. Banyak wisatawan mengatakan, ini merupakan kaldera terindah di dunia.

Gunung Batur yang spektakuler merupakan sebuah gunung berapi aktif. Gunung ini memiliki kaldera berukuran 13,8x10 kilometer dan telah berkali-kali meletus. Letusan paling dahsyat terjadi pada 2 Agustus-21 September 1926.

Jika Anda melihat Gunung Batur dari ketinggian, warnanya yang hitam seolah-olah memperlihatkan bahwa pepohonan di gunung tersebut habis terbakar. Namun ternyata warna ini berasal dari hamparan bebatuan hitam yang ada di atas permukaan gunung. Warna inilah yang menjadikan Gunung Batur terlihat menakjubkan.

Kegiatan yang bisa Anda lakukan di gunung ini ialah pendakian yang akan memakan waktu kurang lebih tiga jam. Setibanya di puncak gunung, Anda akan terperangah menyaksikan tampilan Gunung Agung dan Gunung Rinjani di kejauhan.

Usai mendaki, Anda bisa menikmati keindahan Danau Batur yang berbentuk bulan sabit di dalam kaldera Gunung Batur. Di danau ini juga terdapat aliran air dalam tanah yang mengalirkan air Danau Batur hingga kemudian muncul menjadi mata air di beberapa tempat di Bali dan dianggap sebagai Tirta Suci.

Bila ingin ke tepi danau, Anda terlebih dulu harus menuruni bukit yang terjal, berbatu dan berpasir hingga sampai ke desa Kedisan yang berada di tepi danau. Sementara di bagian barat danau, Anda akan menemukan Toyobungkah yang merupakan sumber mata air panas alam. Air di sini diyakini dapat menyembuhkan penyakit kulit.

Masih ada kegiatan wisata menarik lain di kawasan Gunung Batur, yaitu wisata budaya. Untuk merasakan pengalaman ini Anda bisa berkunjung ke Trunyan. Trunyan mempunyai tradisi pemakaman unik dimana orang yang sudah meninggal tidak dikuburkan atau dibakar, melainkan ditaruh di bawah sebuah pohon.

Pemakanan unik bernama kuban itu bisa Anda temukan di sebelah utara Trunyan. Pemakamanan ini dipenuhi tulang-tulang, dan bisa jadi Anda akan menemukan mayat yang masih baru, namun anehnya mayat-mayat ini tidak mengeluarkan bau sama sekali. Jadi jika bernyali besar, Anda bisa berkunjung ke Trunyan.

Tidak hanya sekedar melihat panorama kawasan pegunungan atau danau, Anda juga bisa bersantai di restoran. Ada beberapa restoran di kawasan Batur yang patut dicoba. Beberapa di antaranya menggunakan pemandangan Gunung Batur dan Danau Batur sebagai latar belakang restorannya.

Karena Batur terletak di kecamatan Kintamani yang terkenal dengan jeruknya. Anda juga bisa membeli Jeruk sebagai oleh-oleh, tapi banyak juga bertebaran toko-toko suvenir sepanjang perjalan Denpasar-Kintamani terutama yang melewati jalur Tampaksiring.

Dua tampilan mengagumkan Gunung Batur dan Danau batur yang ada di Kecamatan Kintamani bisa dicapai dari Kuta, Sanur, Ubud dan Nusa Dua dengan waktu tempuh 1-2 jam menggunakan mobil, sepeda motor sewaan atau agen perjalanan. (uky)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Sweety Boyong 10 Keluarga ke Jepang & Malaysia