Kiat Merawat "Segudang" Perhiasan

Sabtu, 26 Februari 2011 - 13:39 wib | Mom& Kiddie -

Kiat Merawat (Foto: gettyimages) Wanita mana yang tak suka dengan perhiasan. Ya, pelengkap penampilan yang satu ini digemari karena bentuk dan jenisnya yang beragam. Cari tahu cara merawatnya agar perhiasan Anda bisa berumur panjang.

Anda yang feminin dapat memadupadankan busana klasik atau vintage dengan perhiasan mutiara. Saat ingin tampil kasual, perhiasan perak atau perunggu siap menemani. Kala diajak pasangan dinner, perhiasan berlian dapat mempercantik gaun Anda.

Begitu banyak fungsi perhiasan tentu harus diimbangi perawatan tepat. Konon tiap jenis perhiasan membutuhkan perawatan berbeda. Ikuti saja tip berikut:

Perhiasan berlian

Berlian memiliki sifat menarik bahan yang mengandung lemak, seperti minyak, sabun, body lotion dan lemak yang berasal dari kulit tubuh Anda sendiri. Oleh karena itu perhiasan berlian seperti cincin, gelang, kalung dan anting memerlukan perawatan berkala, paling tidak berkisar enam bulan sekali. Ini bertujuan agar kilaunya tetap terpancar. Selain dapat melakukan perawatan di toko-toko berlian yang menyediakan jasa perawatan, Anda bisa melakukan perawatan sendiri.
1. Siapkan air hangat yang sudah ditetesi cairan pencuci piring.
2. Celupkan perhiasan berlian Anda ke dalam cairan tersebut.
3. Sikat secara lembut dengan sikat gigi bekas berbulu lembut agar kotoran dapat terjangkau sampai ke dalamnya.
4. Setelah disikat, bilas dengan air hangat dan keringkan menggunakan kain lembut dengan cara ditekan-tekan.
5. Cara lain dengan merendamnya selama 30 menit di dalam air yang 1/6-nya sudah mengandung amonia atau alkohol 70 persen. Keringkan perhiasan dengan kain lembut.
6. Jangan gunakan perhiasan saat mandi atau berenang-air kolam renang biasanya mengandung banyak klorin yang bisa merusak kilaunya.
7. Cara menyimpan sebaiknya dilakukan dengan cermat, setiap perhiasan dibungkus dengan sehelai kain dan dimasukkan ke dalam kantung yang terpisah agar tidak saling bergesekan dan menyebabkan goresan pada berlian.

Perhiasan mutiara

Berbeda dengan berlian, mutiara sangat rentan terhadap cairan yang mengandung zat kimia, seperti hair spray, kuteks atau amonia. Cairan-cairan tersebut dengan mudah dapat merusak mutiara kesayangan Anda!
1. Lap mutiara Anda setelah digunakan dengan kain lembut.
2. Rendam perhiasan mutiara dengan air hangat yang telah dicampur dengan beberapa tetes sabun bayi (karena mengandung PH yang netral). Diamkan selama satu hingga dua menit, kemudian keringkan dengan kain lembut. Peras kain lalu seka mutiara secara satu arah, kemudian keringkan dengan kain bersih yang lembut.
3. Cangkang dari perhiasan mutiara Anda mudah sekali kendur atau lepas. Secara berkala kencangkan kembali (serahkan pada ahlinya di toko perhiasan).
4. Mutiara sangat rentan terhadap parfum dan cat kuku, pasanglah perhiasan mutiara setelah Anda selesai berdandan.
5. Untuk penyimpanan, pisahkan mutiara dari perhiasan lainnya agar tidak tergesek dan menyebabkan goresan yang meninggalkan bekas. Simpan perhiasan mutiara dalam pembungkus seperti kertas roti, kapas atau busa plastik lembut, kemudian masukkan ke dalam kotak perhiasan.

Perhiasan emas dan perak
1. Sebelum membersihkan perhiasan, bersihkan dulu perhiasan perak atau emas dari debu dan kotoran di permukaannya. Anda dapat menggunakan sikat berbulu lembut atau kain lembut untuk menghindari gesekan pada permukaan perhiasan.
2. Rendam perhiasan perak atau emas dengan air panas yang telah dicampur 2-3 tiga sendok baking soda atau deterjen. Pastikan perhiasan benar-benar tenggelam dalam larutan tersebut.
3. Diamkan selama 2-3 menit, bilas dengan air hangat lalu keringkan dengan kain lembut.
4. Anda juga dapat menggunakan pasta gigi atau cairan pembersih khusus perak (tersedia di toko perhiasan) - biasanya petunjuk pemakaian yang terdapat dalam kemasan.
5. Jika perak terangkai dengan batu-batuan, Anda harus lebih cermat. Pasalnya ada beberapa cairan pembersih yang dapat merusak beberapa jenis batu-batuan.
6. Kalung dan gelang yang berbentuk rantai dan mudah kusut, sebaiknya disimpan dengan cara digantung.
7. Agar kilau perak dan emas tidak pudar, jauhkan dari cahaya dan udara. Bungkus dengan kertas kedap air, silica gel, wadah plastik atau logam. Lalu masukkan ke dalam plastik dan simpan di tempat yang gelap.
8. Anda yang memiliki emas putih sebaiknya menyepuh perhiasan tersebut setiap 12-18 bulan. Dengan disepuh, perhiasan emas putih Anda akan berkilau seperti baru.

Perhiasan perunggu

Meski belum menjadi tren, tak ada salahnya Moms mengoleksi perhiasan perunggu. Apalagi merawat perhiasan perunggu tak terlalu sulit, karena banyak bahan murah di sekitar kita yang bisa digunakan untuk membersihkannya.
1. Rendam perhiasan perak dengan air panas yang telah dicampur 2-3 sendok air asam jawa atau saus tomat. Pastikan perhiasan benar-benar tenggelam dalam larutan tersebut.
2. Diamkan selama 2-3 menit lalu keringkan dengan kain lembut. Pastikan perhiasan benar-benar kering agar terhindar dari kerusakan.
3. Anda juga dapat menggunakan cairan pembersih khusus perunggu (tersedia di toko perhiasan atau toko bahan kimia) lalu membersihkannya sesuai petunjuk pemakaian yang terdapat dalam kemasan.
4. Cara penyimpanannya mudah, dapat ditempatkan di mana saja asalkan tempat tersebut bersih dan tidak terlalu lembab agar jamur tidak merusak keindahan perhiasan perunggu milik Anda. Untuk menjaga suhu agar tidak lembab gunakanlah silica gel. Masukkan satu bungkus silica gel ke dalam kotak perhiasan. Namun pastikan tidak terkena langsung dengan perhiasannya, bila perlu bungkus silica gel menggunakan tisu. (ftr)

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »