Intip Gaya Modern Tropis ala Dimas Anggara

|

Koran SI - Koran SI

Dimas Anggara (Foto: google)

Intip Gaya Modern Tropis ala Dimas Anggara
RUMAH idealnya didesain sesuai karakter, tren desain, dan alam sekitarnya. Tak heran, warga perkotaan banyak yang mengadopsi gaya modern tropis, salah satunya aktor pendatang baru Dimas Anggara.

Gaya rumah yang cocok untuk masyarakat perkotaan memang modern tropis. Modern dalam arti fungsinya yang serbapraktis dan fungsional. Sementara, unsur tropisnya teraplikasi lewat halaman rumah yang asri dan bukaan yang cukup lebar.

Setidaknya, konsep modern tropis yang seperti itu disetujui Dimas. Guna mendapatkan hunian yang sesuai dengan kondisi saat ini, Dimas dan keluarganya sengaja mengusung konsep arsitektur tersebut.

”Kami ambil konsep ini karena aku, kakak, papa, dan mama suka sekali pada binatang dan alam. Jadi, kami mencari konsep rumah yang menyatu dengan alam, namun tidak jauh dari tren yang berkembang saat ini yaitu modern,” ungkap putra bungsu dari pasangan suami-istri Ardi Moeharyoso dan Delly Malik itu.

Rumah seluas 300 meter persegi yang berlokasi di kawasan Cirendeu, Jakarta Selatan, itu didesain menonjolkan wujud bangunan yang identik dengan bukaan lebar serta halaman nan asri.Komposisi garis-garis pada dinding luar bangunan rumah diimbangi dengan sederet jendela dan pintu bermaterial kayu.

Sementara, desain interiornya dikonsep sedemikian rupa sehingga cahaya dan udara yang masuk ke dalam rumah benar-benar maksimal plus hemat energi. Hampir semua ruang semipublik di rumah ini menggunakan sekat masif dan berorientasi ke arah taman yang bersinggungan langsung dengan alam luar sehingga tercipta kesan menyatu ke alam.

Modern pada dasarnya identik dengan konsep yang serbapraktis dan fungsional, termasuk dalam hal pemilihan furnitur yang ingin digunakan. Khusus untuk penataan ruangannya, Dimas menggunakan furnitur yang simpel namun fungsional. Hal tersebut tampak dari desain meja, sofa, berikut perabot lain penunjang aktivitas keluarga Dimas di rumah.

”Tapi soal konsep tropisnya, karena kami suka binatang dan taman, maka tercetuslah ide untuk membuat rumah yang penuh nuansa alam. Jadilah desain di dalam rumah seperti ini, dilengkapi dengan dua taman. Yang satu taman minimalis, satu lagi taman konsep Bali. Di luar juga begitu. Ada banyak tanaman supaya rumah kelihatan lebih asri,” kata Dimas, yang menggemari ikan dan anjing.

Untuk melalui pintu utama rumah, pemain film Kembang Perawan ini mendesain beberapa anak tangga yang fungsinya sekaligus sebagai penunjuk jalan. Pintu utama dibuat menggunakan material kayu bermotif garis-garis. Masuk ke dalam rumah, ada lukisan bertema etnik terpajang di salah satu dinding yang berhadapan dengan pintu utama.

Sementara pada bagian kiri terdapat ruang tamu yang nyaman berisi empat kursi berwarna merah berdesain modern dan beberapa foto perjalanan keluarga Dimas yang terpajang di sebuah meja hitam berdesain simpel. Beralih ke area lain, tiga ruangan tanpa dinding masif teraplikasi di area semipublik. Area tersebut dilengkapi ruang makan, ruang keluarga, dan dapur bersih.

Guna membedakan fungsi ruang-ruang itu, selain melalui perabot, Dimas juga mempertegasnya dengan menggunakan warna. Tiap warna di ketiga ruang tadi dibuat berbeda. Ruang makan misalnya. Hitam menjadi tema warna utama ruang bersantap tersebut. Tampak dari enam kursi berikut mejanya, dan karpet penutup lantai ruang makan itu sendiri.

Nuansa berbeda tampak di ruang keluarga. Ruangan ini lebih banyak mengusung unsur tropis. Terlihat dari penerapan warna cokelat muda pada sofa dan karpet. Tak pelak, cokelat itulah yang menjadi tema warna ruang untuk bercengkerama tersebut.

Sementara pada dapur bersih, warna yang diusung tidak jauh berbeda dengan ruang keluarga. Hanya, yang membedakannya, warna cokelat yang dipilih lebih tua. Warna cokelat itu tampak pada kitchen set dan beberapa perabot penunjang dapur bersih yang lain, seperti meja untuk sarapan dan meja memasak. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Gagal Vaksin Kanker, Jesslyn Ingin Coba Lagi