Desain Kamar untuk si Kembar

|

SINDO -

Kamar tidur si kembar (Foto: Corbis)

Desain Kamar untuk si Kembar
KAMAR untuk anak kembar tidak harus selalu diisi dengan furnitur yang serupa model ataupun warnanya. Anda bisa kok menyesuaikan semuanya dengan kegemaran masing-masing anak.
 
Mendapatkan dua anugerah sekaligus dari Tuhan adalah sebuah karunia yang tak terkira. Anda tentu ingin membahagiakan keduanya dan memberi mereka fasilitas yang memadai, salah satunya kamar yang nyaman dan aman.
 
Mendidik serta mendesain kamar nyaman dan aman buat si kembar bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Berbagai ornamen menarik yang disesuaikan dengan kegemaran mereka menjadi poin dasar yang harus diperhatikan saat menata ruang tersebut. Meski demikian, tidak lantas pula karena yang dilahirkan kembar, yang mereka sukai pasti sama. Sebab, setiap orang memiliki kegemaran masing-masing, sekalipun mereka merupakan kembar identik.
 
Hal tersebut disampaikan arsitek Briyan Talaosa. Menurut dia, pada prinsipnya desain kamar tidur anak kembar dengan anak pada umumnya sama saja. Anda sebagai orang tua tetap harus mengakomodasi keinginan dan kebiasaan dari masing-masing anak, sekalipun mereka kembar identik. Sebab, secara psikologis setiap individu pasti berbeda (meski kembar). Hal ini pula yang memicu orangtua untuk bisa menghargai keinginan serta kebiasaan masing-masing anak.
 
“Jadi, bukan berarti kembar itu harus sama. Tapi jika kita arahkan untuk saling terkait dan saling berbagi, mungkin masih oke,” kata Briyan.
 
Hal serupa dikatakan arsitek Yos Villys Yoenan dari PT Serafindo Graha Kreasi. Menurut dia, umumnya citra yang kita dapat ketika menemukan permasalahan interior untuk anak kembar, pasti ingin semua furnitur dan tata ruangnya disamakan sehingga mendapatkan tema identik. Namun, tidak semua orang memiliki keinginan yang sama. Sebagian orangtua ada juga yang mendesain kamar anak kembar mereka secara berbeda dengan tujuan supaya pertumbuhan kepribadian sang anak tidak sama persis.

Yang menjadi dasar perbedaan adalah, ujar Briyan, apakah si kembar berada dalam satu ruangan atau tidak? Jika tidak bergabung dalam satu ruangan, tentu saja akan lebih mudah karena Anda bisa membuat desain kamar yang berbeda satu sama lain. Namun bila ternyata sebaliknya, si kembar berada dalam satu ruang atau kamar, paling tidak usahakan supaya kesukaan masing-masing anak dapat teraplikasi dalam satu ruang. Tentu akan ada kompromi-kompromi yang berpengaruh pada hasil desain.

Hal ini juga menjadi tantangan bagi Anda sebagai orang tua sekaligus “desainer”. Dengan kata lain, Anda harus memiliki cara menciptakan area privasi untuk masing-masing anak kembar tersebut. Briyan menyebutkan, ada dua trik yang bisa Anda aplikasikan. Pertama, jika ruang kamar terbatas, sebaiknya gunakan tempat tidur susun atau bertingkat. Namun, tetap perlu dikompromikan dengan kedua anak tersebut. Selain itu, fasilitas kegiatan lain pun bisa dibuat tandem. Dapat dimulai dari lemari pakaian, meja belajar, atau fasilitas lain.
 
Untuk bagian lemari, jika space ruangan tidak memadai, cukup untuk satu lemari dengan pembagian pada bagian dalam lemari. Misalnya, bagian kiri milik si A dan bagian sebelah lagi milik saudara kembarnya.
 
Cara kedua, jika ruang cukup besar, Anda dapat mengolahnya secara maksimal. Artinya, masing-masing individu memiliki marking area tersendiri dengan fasilitas penunjang sendiri atau layaknya dua kamar yang digabung tanpa dinding pembatas.
 
Permainan warna adalah cara lain yang bisa Anda terapkan saat mendesain ruang tidur untuk si kembar. Yos menuturkan, memainkan warna itu bisa dengan cara memilih warna keramik untuk lantai. Jadi, Anda seolah membentuk dua ruang yang berbeda, misalnya kamar berukuran 5x5 meter, pada bagian 5x2,5 meter menggunakan keramik warna putih, sementara 5x2,5 meter yang lain menerapkan warna pink.
 
Cara ini mampu membentuk ilusi dua ruang. Kendati demikian, cara ini jarang diterapkan oleh kebanyakan orangtua karena konsepnya kurang bisa diterima oleh mereka. Yang paling umum dilakukan adalah membedakannya dengan membuat meja belajar untuk masing-masing anak sehingga menurut tempat penyimpanan barang sudah menunjukkan dua konsep kepribadian yang berbeda.
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Ejakulasi Dini Penyebab Terbesar Diabetes