Berita Kematian Osama Bikin Dolar Menguat

Senin, 2 Mei 2011 - 14:13 wib | Ade Hapsari Lestarini - Okezone

Berita Kematian Osama Bikin Dolar Menguat Ilustrasi. Foto: Corbis TOKYO - Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) di perdagangan Asia siang ini langsung menguat usai adanya berita mengenai pimpinan Al-Qaeda Osama bin Laden yang tewas. Namun demikian, analis tetap memperingatkan sentimen positif ini akan memudar.

Euro, yang mendapat keuntungan dari spekulasi akan adanya serangkaian kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa tahun ini, berada di bawah tekanan jual terhadap dolar akibat dari berita bin Laden dan penurunan harga minyak.

Dilansir dari AFP, Senin (2/5/2011), euro bergeser ke USD1,4764 dari USD1,4864 dalam perdagangan sebelumnya sebelum sempat rebound tipis ke USD1,4795. Sementara dolar terhadap yen naik ke 81,66 dari sebelumnya 81,19, sebelum mereda kembali ke 81,41.

Sementara Korea naik ke level tertinggi terhadap dolar selama 32 bulan setelah ekspor Korea Selatan melonjak 27 persen pada April dari tahun sebelumnya. Dolar menguat ke 1.070 Won setelah menguat ke 1.066,70.

Sedangkan pergerakan dolar terpantau datar terhadap dolar Singapura di 1,2230 dolar Singapura, namun menguat terhadap rupiah menjadi Rp8.548 dari Rp8.563. Tetapi kemudian tercatat tinggi terhadap baht Thailand menjadi 29,86 dari 29,85. Penguatan dolar Taiwan pun terpantau flat pada 28,67 dolar Taiwan.

Sekadar informasi, Presiden AS Barack Obama mengatakan dalam pidatonya di televisi bahwa pemimpin Al-Qaeda telah tewas dalam operasi di dekat Islamabad, Pakistan.

Amerika Serikat telah memburu bin Laden selama bertahun-tahun, upaya yang dilakukan berlipat setelah serangan terhadap World Trade Center di New York dan Pentagon, yang menewaskan 3.000 orang pada 2001 silam. Imbas dari hal itu, investor melepas posisi dolar karena harga minyak mentah juga menurun. (ade)

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »