Nasi Aron, Makanan Menggugah Selera & Menyehatkan

|

Hana Purwadi - RCTI

Nasi aron (Foto: Google)

Nasi Aron, Makanan Menggugah Selera & Menyehatkan
BILA Anda berkunjung ke wisata Gunung Bromo, Probolinggo, tidak lengkap rasanya bila tidak mencicipi masakan khas warga Tengger bernama nasi aron. Selain rasanya yang menggugah selera makan, masakan yang satu ini juga sangat sehat karena bisa dipercaya menurunkan kolesterol dan diabetes.

Jika Anda pecinta wisata kuliner, tidak ada salahnya bila mencicipi menu nasi aron yang berada di kawasan wisata Gunung Bromo, Probolinggo.

Nasi aron merupakan masakan khas warga Tengger lereng Gunung Bromo, yang sangat menggugah selera nafsu makan kita. Kuliner yang berbahan jagung putih ini, tidak ada bedanya dengan nasi putih pada umumnya, hanya saja nasi aron lebih tahan kenyang, dan berasa gurih karena terbuat dari jagungĀ  yang ada hanya di kawasan lereng Bromo.

Lebih nikmat lagi, nasi aron disantap dengan sayur daun ranti, campur kentang denganĀ  tahu, tempe, ikan laut sebagai lauk pauknya.

"Enak, sambalnya pas di udara dingin," kata seorang wisatawan Tutug.

Meski hanya dilengkapi lauk pauk tempe tahu, namun nasi aron terasa nikmat dengan sentuhan sambal terasi yang pedas, ditemani panorama Gunung Bromo yang eksotik.

Proses pembuatan nasi aron terbilang relatif mudah, hanya saja membutuhkan waktu selama empat hari untuk mempersiapkannya.

"Namanya nasi aron, bahan dasar jagung," jelas pembuat nasi aron Sri Wahayu.

Karena jagung yang hendak dijadikan nasi aron harus dipipil, kemudian ditumbuk, setengah halus, dan diendam dengan air selama kurang lebih empat hari, kemudian dijemur hingga kering.

Selanjutnya, jagung yang sudah di-treatment tersebut ditumbuk hingga halus, kemudian disaring (diayak) hingga halus, dan direbus selama 30 menit atau hingga matang. Dengan tambahan tahu tempe, sayur ranti, dan sambal terasi, masakan nasi aron siap disajikan.

Selain nikmat, nasi aron juga dipercaya bisa menjaga kesehatan karena daun ranti yang rasanya agak sedikit pahit bisa menurunkan kolestrol, serta diabetes.

Bahkan sesuai dengan cuaca di Bromo yang berhawa sejuk, nasi aron dipadu dengan sambal pedas bisa menahan lapar hingga berjam-jam.

"Cocok untuk kesehatan, daun ranti yang rasanya agak pahit, kolesterol, diabetes bisa turun," papar Kades Ngadisari Supoyo.

Untuk harga satu porsi nasi aron bagi empat orang, Anda hanya merogoh kocek sebesar Rp100 ribu saja.

Anda penasaran dan ingin mencicipi kuliner khas Tengger ini? Silakan berkunjung ke wisata Desa Seruni, di lereng Bromo. (nsa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Biar Lezat, Beri Sayuran saat Bikin Sate