Tingkatkan Kesadaran Bahaya Penyakit Jantung

Kamis, 26 Mei 2011 - 16:05 wib | Chaerunnisa - Okezone

Tingkatkan Kesadaran Bahaya Penyakit Jantung Gerakan sayangi jantung, tingkatkan kesadaran bahaya jantung. (Foto: Getty Images) PENYAKIT jantung dan stroke merupakan penyakit menakutkan karena menjadi pembunuh nomor satu di Indonesia. Jika sebelumnya penyakit ini dianggap monopoli orangtua, namun saat ini diderita pula oleh pasien di bawah usia 40 tahun. Hal ini disebabkan adanya perubahan gaya hidup, terutama pada orang muda perkotaan modern.

Menyadari hal tersebut, DDB Indonesia dan Maxus Indonesia memprakarsai "Gerakan Sayangi Jantungmu", sebuah gerakan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit jantung.

Berdasarkan World Health Statistic 2009 yang dilakukan oleh WHO, penyakit jantung dan stroke adalah penyebab utama kematian di dunia. Temuan ini juga selaras dengan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia 2007 -dikeluarkan tahun 2008- yang menyatakan bahwa penyakit jantung dan stroke merupakan penyebab utama kematian di Indonesia.

"Gaya hidup tidak sehat seperti merokok, pola makan tidak sehat, tidak aktif bergerak dan mengonsumsi alkohol berlebihan membuat setiap orang memiliki risiko yang sama untuk terserang penyakit jantung dan stroke," kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Prof Dr dr Budhi Setianto SpJP, di kesempatan bincang-bincang saat peluncuran Gerakan Sayangi Jantungmu, Rabu (25/5/2011).
 
Lebih lanjut Budhi menuturkan, penyakit jantung sebagai penyebab kematian tertinggi di Indonesia perlu diperhatikan betul fungsi dan kinerjanya.

"Jantung merupakan organ vital pada tubuh manusia. Agar dapat bekerja dengan baik untuk waktu yang lebih lama, kita harus memastikan agar jantung dapat bekerja optimal. Untuk menghindari jantung koroner, syarat utama adalah memiliki pembuluh darah yang sehat dan tidak terjadi penyempitan. Faktor gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat menjadi penyebab utama ketidakseimbangan kadar kolesterol total yang menyumbat pembuluh darah; kolesterol jahat yang dikenal dengan singkatan LDL (low density lipoprotein), trigliserida atau lemak darah yang diserap usus, serta penurunan kadar kolesterol baik (HDL/high density lipoproterin) dalam darah," papar Prof Budhi.

Sejumlah perilaku seperti mengonsumsi makanan siap saji (fast food) yang mengandung kadar lemak jenuh tinggi, kebiasaan merokok, minuman beralkohol, kerja berlebihan, kurang berolahraga, dan stres, telah menjadi gaya hidup manusia terutama di perkotaan.

"Perubahan gaya hidup yang dialami sebagian masyarakat Indonesia khususnya yang tinggal di kota-kota besar, di mana pola makan rendah serat dan tinggi lemak menjadi konsumsi sehari-hari, telah memicu meningkatnya kadar kolesterol jahat," tutur Dr Pauline Endang Praptini, Spesialis Gizi Klinik.

"Dengan memahami kecukupan asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kadar kolesterol, dibantu dengan gerakan atau olahraga yang sesuai, dapat memperbesar peluang memiliki jantung yang lebih sehat," sambungnya.

Berbagai kajian di bidang kesehatan jantung dan stroke menemukan indikasi bahwa penyakit tersebut berhubungan erat dengan gaya hidup yang tidak sehat. Pola dan gaya hidup yang dimaksud adalah sikap dan perilaku terhadap aktivitas sehari-hari seperti:

• Pola makan dan gizi yang tidak seimbang karena terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji yang tinggi kadar kolesterol, garam dan gula.

• Kurangnya aktivitas bergerak/olahraga.

• Pola kerja yang tidak seimbang dengan kesempatan beristirahat yang cukup.

• Kebiasaan merokok.

• Tingkat stres yang tinggi.

“Gerakan Sayangi Jantungmu” mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, antara lain dari PepsiCo Indonesia, pemasar produk Quaker Oats.

"Kami sangat senang dapat berpartisipasi dalam gerakan ini. Quaker memiliki misi mengurangi risiko penyakit jantung koroner yang menjadi pembunuh nomor satu di dunia. Secara regional, Quaker telah berpartisipasi aktif dalam beberapa kampanye sadar kesehatan jantung seperti yang dilakukan di India dan Malaysia. Bentuk lain dari dukungan kami terhadap ‘Gerakan Sayangi Jantungmu’ adalah dengan menyumbangkan Rp500, bagi setiap masyarakat yang berpartisipasi aktif di www.sayangijantungmu.com. Nilai yang terakumulasi hingga akhir Oktober 2011 akan disumbangkan kepada masyarakat dan anak-anak Indonesia yang kurang mampu yang memiliki masalah kesehatan jantung," sambut Alex Kurniawan, Head of Marketing PepsiCo Indonesia.

Produk Quaker Oats produk makanan kesehatan yang baik untuk kesehatan jantung karena mengandung  karbohidrat kompleks, serat pangan larut air (beta glucan), protein, rendah sodium, dan fitonutrien-substansi berbahan dasar nabati.

Setiap sajian Quaker Oats mencukupi 70 persen dari kebutuhan harian whole grains. Konsumsi Quaker Oats sebanyak 70 gram per hari (setara dengan 8 sendok makan) selama 30 hari dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

Secara global, PepsiCo menerapkan visi perusahaan yang berkesinambungan (corporate sustainability vision) yaitu “Performance with Purpose” yang memberikan pertumbuhan berkelanjutan bagi masyarakat dan bumi yang lebih sehat di masa depan. Sebagai sebuah perusahaan makanan dan minuman global, dengan rangkain merek yang sangat dikenal dan mengutamakan kualitas termasuk produk Quaker, PepsiCo terus membangun sebuah portofolio produk makanan dan minuman yang berkualitas, mencari berbagai cara inovatif untuk mengurangi penggunaan energi, air dan kemasan, dan menciptakan suasana kerja yang nyaman bagi pegawainya.  

Mitra lain yang berpartisipasi aktif adalah Prodia Laboratorium Klinik yang juga memiliki visi serupa dengan memberikan layanan yang berkualitas bagi masyarakat dan telah berperan sebagai laboratorium rujukan berskala nasional.

"Memantau dan mengetahui kadar kolesterol secara tepat adalah salah satu hal penting yang perlu dilakukan dalam menjaga kesehatan, termasuk kesehatan jantung. Keakuratan hasil pemeriksaan akan ikut menentukan langkah medik yang sesuai yang dibutuhkan oleh tubuh kita," sambut Evy Liswati, Account Manager Prodia Laboratorium Klinik.

Adapun untuk mendorong masyarakat agar bergerak lebih aktif, pusat kebugaran Fitness First memberikan dukungan penuhnya, "Olahraga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung. Kuncinya adalah Kita harus mengetahui kondisi kesehatan tubuh kita secara menyeluruh dan kesehatan jantung pada khususnya, untuk kemudian dapat ditentukan latihan/olahraga apa yang terbaik dan tidak berbahaya sehingga dapat memberikan manfaat optimal terhadap kesehatan, terutama kesehatan jantung kita.

"Untuk mendukung 'Gerakan Sayangi Jantungmu', kami menciptakan 'Quaker Heart Beat Dance', yang merupakan rangkaian gerakan 'low impact' yang bisa dilakukan masyarakat di mana saja, kapan saja, dan pastinya menyenangkan," tegas Julia Nurdin, Marketing Manager Fitness First Indonesia.

Menggerakkan kesadaran untuk hidup sehat membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat luas. Komunitas bersepeda “Bike to Work” juga memberikan dukungannya dengan mengikutsertakan komunitas untuk secara aktif mengomunikasikan pentingnya gerakan ini.

Menerapkan gaya hidup sehat diharapkan menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia di kemudian hari. Masyarakat yang ingin mengetahui dan ikut berpartisipasi dalam gerakan ini dapat mengunjungi situs www.sayangijantungmu.com. Masyarakat juga dapat mengetahui tingkat kesehatan jantungnya lewat tes kesehatan jantung online yang terdapat pada situs tersebut. (nsa)

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »