Dramatari 'Kathakali' Dikenalkan ke Publik Indonesia

|

Rohmat - Okezone

Tarian Kathali (foto: Rohmat/Okezone)

Dramatari 'Kathakali' Dikenalkan ke Publik Indonesia
DENPASAR- Untuk pertama kalinya drama tari India yang mengangkat kisah mitologi Hindu ‘Mahabarata’ dikenalkan ke publik Indonesia lewat pertunjukkan ‘Kathakali’. Pertunjukan ini menyajikan kombinasi tarian, nyanyian dibalut kostum unik dan rumit.

Pentas Kathakali yang diperankan 10 penari kenamaan asal Kora Karela, daerah Selatan India itu, mampu menyihir para pengunjung yang memadati salah satu ruangan di restoran Queen’s of India, di Kuta, Bali, Minggu malam (3/7/2011).

“Kathakali “ merupakan sebuah cerita bermain yang merupakan drama tari klasik Kerala, yang berasal dari abad ke-17 dan berakar dalam mitologi Hindu. Kathakali sejatinya kombinasi unik dari sastra, lukisan musik, akting dan tari.

"Tarian drama ini untuk pertama kalinya dipersembahkan di Bali bahkan di Indonesia. Seni tari drama ini mengkisahkan cerita Mahabarata," kata Vice Presiden Semeton India Bali Asosiasi (SIBA), Neeta Malhotra di temui di sela acara di Kuta.

Penampilan mereka memang mampu menyihir pengunjung yang terdiri dari wisatawan asing, para ekspatriat, komumnitas India di Bali, kalangan muslim dan masyarakat umum lainnya.

Lewat dandanan kostum aneh dan menantang dipadu hiasan aneka macam motif dan warna serta asesoris, menjadikan suguhan Kathakali benar-benar hiburan langka bagi publik tanah air.

Seni yang lahir dan berkembang di daerah India Selatan ini, selama sekira satu setengah jam mampu memukau pengunjung, pada pertunjukan perdana yang digelar atas kerjasama India Culture Center itu.  

Diawali dengan iringan musik sederhana seperti dua kendang dan alat musik tradisional ceng ceng atau sejenis simbal berukuran kecil itu, membuat penonton tertegun dan menyimak dari awal drama tari tersebut.

Dari Cerita yang dibawakan malam itu, mengambil tema “Duryodana Vadham” meninggalkan pangeran Duryodana,  yang diangkat dari cerita epos Mahabrata. Kisah ini sangat lekat dengan filosofi kehidupan agama hindu yang memiliki kedekatan dengan umat Hindu di Bali.

Tak heran jika kemudian, cerita yang bersumber dari daerah di India itu mampu memikat warga Bali dan juga wisatawan asing.

Bagi umat hindu di Bali, kisah pewayangan Mahabrata sangat melekat dengan filosofi kehidupan beragama, dimana  cerita yang bersumber dari sebuah daerah di india itu penuh dengan ajaran ajaran keagamaan yang melandasi sradha dan bhakti umat Hindu.

"Bali dan India sangat kental kemiripannya. Makanya kami pilih Bali untuk menggelar pementasan pertama di Indonesia, karena masyarakat Bali lebih bisa memahami cerita dan tarian ini. 10 penari kami datangkan langsung dari India," tukasnya.

Disinggung target apa yang hendak disampaikan lewat pementasan langka itu, Neeta mengaku, tidak ada hal khusus dibalik pentas budaya ini. "Kami ingin mempererat persabahatan antara kebudayaan India dengan Bali yang memiliki kedekatan dan kesamaan," katanya didampingi Sarma Ketua Pusat Kebudayaan India di Bali. (uky)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Alasan Turis Asing Doyan Ke Indonesia