Waspadai Penyakit Pergelangan Tangan

Kamis, 7 Juli 2011 - 09:29 wib | SINDO -

Waspadai penyakit pergaelangan tangan. (Foto: Getty Images) Waspadai penyakit pergaelangan tangan. (Foto: Getty Images) PERNAH merasakan mati rasa di pergelangan tangan, kesemutan, panas, atau jarijari tangan terasa kebas? Walau sepele, jangan pernah abaikan gejala ini. Bisa jadi Anda menderita penyakit carpal tunnel syndrome (CTS).

Sindrom yang umumnya terjadi pada wanita ini juga bisa terjadi secara tibatiba. Dilansir dari Medicastore. com, terowongan karpal merupakan suatu saluran atau terowongan yang terbentuk mulai ujung lengan bawah melalui tulang-tulang pergelangan dan berakhir pada tulang-tulang telapak tangan (tulang-tulang karpal).

Dalam saluran karpal ini terdapat saraf yang bernama saraf medianus. Saraf medianus merupakan saraf untuk sistem perasa (sensorik) dan penggerak (motorik)) tangan dan jarijari tangan. Saraf medianus juga mengontrol otot-otot pangkal ibu jari (otot-otot tenar). CTS bisa terjadi akibat adanya proses peradangan di jaringan-jaringan sekitar saraf medianus (tendon dan tenosynovium) dalam saluran karpal.

Peradangan tersebut mengakibatkan jaringan di sekitar saraf menjadi bengkak, sendi menjadi tebal, dan akhirnya menekan saraf medianus. Penekanan saraf medianus ini lebih lanjut akan menyebabkan kecepatan hantar (konduksi) dalam serabut sarafnya terhambat sehingga timbullah berbagai gejala di tangan dan pergelangan tangan.

Gejala awal penyakit ini di antaranya kesemutan atau kebas di pergelangan tangan dan jari-jari tangan, terutama ibu jari, telunjuk, jari tengah, dan sebagian jari manis. Gejala lainnya rasa seperti panas atau nyeri, terutama pada malam hari, dan sering disertai kesemutan (nocturnal paresthesia).

Rasa sakit ini menyerang nyeri pada lengan bawah dan siku, bahu yang dipicu dan diperberat dengan aktivitas pemakaian jari tangan yang terlalu lama. Adapun penyakit bawaan yang dapat memicu penyakit CTS ini, di antaranya diabetes melitus (komplikasi dari neuropati diabetik), perubahan hormonal khususnya pada wanita (kehamilan, menopause, penggunaan kontrasepsi oral), obesitas, hipotiroid, arthritis rheumatoid, lupus eritematosus sistemik, cedera (dislokasi dan fraktur),dan faktor genetik (keturunan).

Bagi penderita penyakit ini bisa diobati dengan cara perawatan secara teratur atau pembedahan. Penderita yang belum serius mengalami sakit ini bisa terapi dengan mengurangi beban tangan, terapi air (merendam tangan pada air hangat) dan melakukan peregangan pada otot-otot tangan. (nsa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »