Gaya Tanpa Peniti dengan Malika Hijab

|

Chaerunnisa - Okezone

Koleksi Malika Hijab (Foto: Nisa/Okezone)

Gaya Tanpa Peniti dengan Malika Hijab
BERANGKAT dari kebutuhan berbusana muslim yang tetap memiliki “sensed of fashion”, Malika hijab hadir memenuhi selera para fashionista yang ingin menutup auratnya. Tidak ingin selalu bergaya konvensional, maka terciptalah gaya Malika hijab yang memikat.
 
Adalah Deti Nurmala dan Putri Ariyanto yang menemukan Malika hijab. Memiliki pengalaman tersendiri memakai hijab yang mungkin pada dasarnya bergaya monoton. Dari kesulitan memakai peniti,  ciput, hingga cara berjilbab yang itu-itu saja, hadirlah Malika hijab.
 
"Memang sedikit ribet ketika awal memakai jilbab. Mulai kena peniti, bros, dan ciputnya. Kita berpikir bagaimana membuat jilbab yang gaya dan mudah dan sesuai dengan generasi sekarang. Berangkat dari situ, kita meluncurkan jilbab yang tidak perlu ribet pakai peniti," kata Deti kepada okezone, Jumat (29/7/2011).
 
"Awalnya hanya diperuntukkan bagi keluarga, namun berangkat dari permasalahan itu mulai memikirkan kebutuhan untuk wanita muslimah, terciptalah hijab ini," sambungnya.
 
Memiliki gaya tersendiri, Malika merupakan hijab gaul yang dapat dipakai mulai dari bahan hijabnya unik, hingga pemakaian bandana yang dipakai bukan ciput. Dan yang pasti, jika memakai hijab ini tidak diperlukan peniti dan langsung pakai kendati tidak perlu melihat ke kaca.
 
"Paling lama pakai hanya tiga menit. Ada gaya ‘sling wrap’ di mana kalau pakai ‘sling wrap’ ada aksennya, ‘hoodie’ merupakan hijab dengan bentuk tertutup bagian depan. Jadi hanya perlu ditarik bagian belakangnya," papar ibu dua putri ini.
 
Hijab, bandana, serta kerudung berasal dari bahan sifon dan katun yang nyaman. Dengan bahan yang tidak licin, hijab Malika mengusung gaya “grunge”.
 
"Awalnya mengusung gaya ‘grunge’, tidak terlalu ‘girly’ karena selama ini ada pilihannya yang konservatif. Berhijab tetap gaya, ‘easy to apply’, ‘enjoyable and effortless’," ungkap Deti.
 
Tak hanya hijab, Malika juga merilis koleksi pakaian pria, wanita, dan anak-anak. Tak ketinggalan, mukena yang memberi sentuhan baru di setiap koleksinya.
 
"Mukena dirilis awalnya karena ingin seberapa cantik di hadapan Allah, ingin punya mukena berbahan adem yang membuat kita betah berlama-lama saat salat," imbuhnya.
 
Dengan kisaran usia 12-55 tahun, hijab Malika yang ringkas dan “stylish” ini dibanderol Rp110 ribu-200 ribu, untuk bandana Rp35 ribu-Rp50 ribu.  Sementara baju anak Rp159 ribu dan mukena Rp399 ribu. Tertarik?
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Anak Enda "Ungu" Penasaran Rokok Elektrik