Miss Asia Pasific, Alessandra Pamer Kebaya Bali

Dwi Indah Nurcahyani - Okezone
Kamis, 22 September 2011 17:27 wib
detail berita
Alessandra Khadijah (Foto: Indah/Okezone)

SELAIN mengenakan gaun malam, keikutsertaan Alessandra Khadijah Usman di ajang Miss Asia Pasific World 2011 bakal unjuk gigi lewat balutan busana nasional yang mengambil nuansa Bali. Seperti apa busana yang akan dikenakannya tersebut?
 
Keberangkatan Alessandra Khadijah Usman atau Sandra ke pentas internasional tinggal menunggu waktu. Pasalnya, perhelatan tersebut akan diikuti gadis 22 tahun ini di Korea Selatan, sejak 1 Oktober hingga 15 Oktober 2011.
 
Dalam ajang tersebut, Sandra akan bersaing dengan 50 kontestan dari berbagai negara. Kontes berkelas internasional ini bukan sekadar menampilkan beauty pageant, tapi juga mengedepankan talent atau keterampilan yang dimiliki oleh para peserta ajang ini. Menariknya, peserta yang berada dalam ajang ini bukan hanya pemenang ajang kecantikan di negara masing-masing, tapi juga pemenang dari ajang bakat atau talent seperti modelling, acting, dan lainnya.
 
Dari Indonesia sendiri, Yayasan Puteri Indonesia mengirimkan wakilnya yang merupakan Runner Up II Puteri Indonesia 2010 sekaligus Puteri Pariwisata 2010 ke pentas tersebut.
 
Dalam ajang yang dihelat di Korea Selatan pada pertengahan Oktober mendatang, Sandra akan menggunakan busana persembahan dari Solo Batik Carnival bertema “Eksotika Putri Bali”.
 
"Sandra akan mengenakan busana nasional dari Bali, di mana busana tersebut merupakan modifikasi penari Bali dan diberikan sentuhan modern persembahan Solo Batik Carnival," kata Puteri Kuswisnu Wardani selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia dalam sesi konferensi pers “Puteri Indonesia Pariwisata 2010 menuju ajang Miss Asia Pasific World” di Taman Sari Royal Heritage Spa, Jakarta, Kamis (22/9/2011).
 
Alasan pemilihan Bali bukan tanpa alasan. Dituturkan Puteri, selama ini dunia lebih mengenal Bali daripada Indonesia. "Untuk mendapat ‘exposure’ dan pengenalan lebih mudah, kami pun mengangkat baju Bali sebagai eye capture dari Puteri Indonesia," imbuhnya.
 
Kostum tersebut bernuansa Bali yang menawarkan perpaduan kreativitas mengolah batik menjadi kostum karnaval. Kebaya Bali sebagai ciri khas busana perempuan Bali dikembangkan menjadi kostum karnaval tanpa meninggalkan ciri khasnya. Mahkota, aksesori, dan penambahan volume kostum menggunakan batik sogan khas Solo menjadi sangat menarik sekaligus mempromosikan batik sebagai warisan bangsa Indonesia di mata dunia.
(tty)

  • andri » 0 Tanggapan
    cayyo bwat sandra!!??smoga sandra bisa membrikan yg terbaik bwt indonesia..aminn
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.