Situ Babakan, Berlibur di Kampung Betawi

|

Pasha Ernowo - Okezone

Situ Babakan. (Foto: sibuki.wordpress.com)

Situ Babakan, Berlibur di Kampung Betawi
SETELAH okezone mengupas wisata ke Situ Pengasinan di Sawangan, Depok, kini giliran Setu Babakan. Jalan-jalan ke setu yang satu ini, Anda tidak hanya akan berwisata ke sebuah danau, melainkan juga berwisata sambil mengenal budaya Betawi.
 
Wisata ke Situ Babakan menjadi alternatif wisata ini murah, menarik, mendidik, sekaligus mengajak Anda melestarikan budaya Indonesia, khususnya budaya DKI Jakarta.
 
Situ Babakan yang berlokasinya di Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, ini terbilang unik, karena berada di tengah Perkampungan Budaya Betawi. Begitu Anda memasuki kawasan setu, Anda akan disambut gapura khas Betawi. Kemudian, Anda akan melihat rumah-rumah khas Betawi.
 
Rumah yang tersusun rapih itu berjajar di kiri kanan memasuki situ. Sengaja dibuat seperti itu, sebagai bentuk proteksi Pemerintah Daerah DKI Jakarta, terhadap penduduk asli Ibu Kota, agar Budaya Betawi tak lekang oleh perkembangan zaman. Perkampungan ini merupakan rintisan pelestarian dan pengembangan budaya Betawi secara berkesinambungan.
 
Setu Babakan yang dulunya merupakan bagian dari kampung Kalibata menawarkan tiga paket wisata,
 
1. Wisata Budaya.
 
Di sini Anda bisa menikmati pagelaran seni baik itu musik, tarian, maupun teater pada setiap hari minggu sekitar pukul 14.00-16.00.
 
"Ini bukan semata-mata untuk tempat wisata aja, tapi frame-nya udah jelas. Yaitu daerah pariwisata berkarakteristik dan berbudaya betawi. Titik segede gentong. Enggak bisa ditawar lagi," kata pengelola Indra mengatakan kepada okezone belum lama ini.
 
Atraksi upacara maupun prosesi budaya seperti upacara pernikahan, sunatan, akekah, hatam quran, nujuh bulan, dan banyak lagi lainnya pada setiap tahun di Bulan Juli. Atau kita juga bisa sekedar melihat latihan anak-anak dan remaja menari maupun bermain silat. Selain itu deretan rumah-rumah khas betawi akan dengan mudah kita temui. Dan kita bisa menggunakannya sebagai tempat arisan, maupun pengajian.
 
Ingin naik delman, di sini juga tersedia. Tinggal negosiasi harga dengan pengemudi delman kita bisa berkeliling Setu dengan delman.
 
2. Wisata Air.
Setu Babakan dan Setu Mangga Bolang yang ada di situ, bisa dijadikan tempat memancing yang seru bersama teman, keluarga, bahkan kekasih. Di sana Anda juga bisa naik perahu genjot berbentuk bebek-bebekan.
 
Atau, Anda hanya ingin bersantai-santai menikmati pemandangan Setu Babakan. Kita bisa duduk di pingggir-pinggir Setu. Karena di sana disediakan bangku-bangku untuk duduk di pinggir Setu tersebut.
 
3. Wisata Kuliner.
Deratan penjaja makanan sepanjang yang Setu Babakan seakan tidak berujung. Dan ini pun unik, karena di sini kita bisa menemui berbagai macam makanan khas Betawi. Dari mulai soto betawi, kerak telor, serabi, gado-gado, hingga semur jengkol pun tersedia di sini. Jadi kita tidak perlu berlama-lama menunggu Pekan raya Jakarta untuk menikmati semua makanan khas Betawi tersebut.
 
"Saya suka beli kerak telor dan kue krangi. Ada juga yang jual bir  pletok. Tapi saya enggak suka, karena rasanya seperti jamu," ujar Yuni Astutik kepada okezone, Jumat (14/10/2011).
 
Jika Anda tertarik ingin memetik sendiri dan membawa pulang, tentunya dia harus membayar. Buah-buahan yang bisa dinikmati di Perkampungan Budaya Setu Babakan antara lain Belimbing, Rambutan, Buni, Jambu, Dukuh, Menteng, Gandaria, Mengkudu, Namnam, Kecapi, Durian, Jengkol, Kemuning dan banyak lagi, hingga buah langka seperti Krendang.
 
Tetapi, situ ini hanya dibuka hingga pukul 18.00 WIB. "Karena dulu banyak orang pacaran. Karena kahawtir jadi tempat mesum," imbuh salah satu warga sekitar yang tidak ingin disebutkan.
(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pemerintah Harus Tindak Ritual Seks di Gunung Kemukus