"Harga Insulin Mahal, Pemerintah Harus Bertindak"

Kamis, 27 Oktober 2011 - 14:23 wib | Lastri Marselina - Okezone

Harga insulin mahal, pemerintah harus bertindak. (Foto: Corbis) SUNTIK insulin sebagai pengendali gula darah menjadi kebutuhan yang tak terelakan bagi penderita Diabetes Melitus (DM). Namun sayang, harganya yang relatif mahal tidak bisa digunakan sesuai hal yang telah ditentukan pakar kesehatan.

"Harga insulin itu mahal. Satu flakon untuk beberapa kali suntik Rp200 ribu. Bayangkan berapa yang dikeluarkan dalam satu pekan saja," kata dr Erwin P Soenggoro SpA (K) Project Manager DM Type 1 di Indonesia, Ballroom Hotel Akmani, Rabu (26/10/2011).

Lantas, adakah cara untuk menekan harga tersebut?

"Perlu ada sistem penekanan harga dari pemerintah, bisa juga subsidi. Atau Jamkes yang bisa meng-‘cover’ kebutuhan tersebut. Kita perlu menciptakan semacam ‘awareness’ agar pemerintah bisa lebih sensitif mensiasatinya," jelas dr Antonius H Putdjiadi SpA(K) perwakilan Ikatan Dokter Anak Indonesia di kesempatan yang sama.

"Demand yang tinggi diharapkan dapat membuat harganya lebih rendah. Semakin rendah harganya, semakin banyak penderita yang bisa ditolong," tandas dr Antonius. (nsa)
(ftr)

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »