Topic » Seksualitas more...
Getting Time...

Ragam Cara Cegah Tulang Keropos

Koran SI - Koran SI
Sabtu, 29 Oktober 2011 17:14 wib
detail berita
(Foto: gettyimages)

DALAM keadaan normal, seseorang akan kehilangan 0,9 persen tulangnya setiap tahun. Namun pada wanita setelah mengalami menopause di usia 40–50 tahun,akan terjadi kehilangan tulang 2–4 persen per tahun akibat menurunnya hormon estrogen.

Sementara pada pria, akan terjadi pada usia 50–60 tahun dengan terjadinya andropause akibat berkurangnya hormon testosteron. Simak beberapa cara mencegah tulang keropos, berikut ini:

Konsumsi kalsium yang cukup

Untuk mencukupi kebutuhan kalsium, perlu diperhatikan produk pangan yang disantap. Salah satu sumber kalsium yang cukup baik adalah susu. Dua gelas susu sehari sudah dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan kalsium. Kalsium juga banyak terdapat di kacang kedelai, kacang hijau, dan jenis kacang lainnya.

Banyak terpapar vitamin D

Vitamin ini mampu memelihara kesehatan tulang dengan cara meningkatkan penyerapan kalsium dari sistem pencernaan, serta mengurangi pembuangannya dari ginjal. Kebutuhan vitamin D yang normal per hari adalah 400 mg. Selain dari sinar matahari, vitamin D juga dapat diperoleh dari makanan seperti ikan (salmon dan sarden), kuning telur, hati, susu, keju, dan produk olahan susu lainnya.

Rutin olahraga

Olahraga yang dapat dilakukan untuk melatih tulang adalah dengan melakukan olahraga yang memberikan gaya tekan pada tulang, gaya renggang, dan gaya pelintir. Gaya tersebut dapat merangsang pertumbuhan tulang sehingga tulang menjadi sehat. Anda dapat mencobanya dengan bersepeda, joging, jalan kaki, atau naik turun tangga.

Selalu hidup sehat

Selain dengan mengonsumsi kalsium, vitamin D, dan berolahraga, akan lebih baik bila Anda mencoba hidup sehat dengan menghentikan kebiasaan merokok. Rokok, kopi, alkohol, teh, dan minuman bersoda dapat menghambat penyerapan kalsium. Sebaliknya, konsumsilah makanan bergizi yang memenuhi 4 sehat 5 sempurna. (ftr)

  • Agusmansyah » 0 Tanggapan
    Gejala awal batuk2 kemudian tdk bisa bicara. Lidah terasa kaku sehingga banyak ludah berlendir tdk bisa tertelan. Namun lama kelamaan badannya lemas dan anggota badan seperti tangan tdk bisa digerakkan. kejadian ini berlangsung selama lebih kurang 1 tahun. Sementara ini Dokter di RS. Cipto dan RS, i***m belum mengetahui jenis penyakit ini. Apakah penyakit ini termasuk Osteoporosis?
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.