BUMN Mau IPO, Harus Hati-Hati Pilih Perusahaan

Rabu, 9 November 2011 - 18:53 wib | Yuni Astutik - Okezone

Ilustrasi. Foto: Koran SI Ilustrasi. Foto: Koran SI JAKARTA - Kementerian BUMN nampaknya berhati-hati dalam menentukan perusahaan pelat merah mana saja yang bisa go public tahun depan.

"Saat ini sedang dikaji, dilihat kinerjanya dulu. Lihat seperti kasus Krakatau Steel (KS) dan Garuda. Itu sebagai pelajaran," ungkap Asisten Deputi Bidang Usaha Industri Strategis dan Manufaktur II Kementerian BUMN Gatot Tri Hargo, saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/11/2011).

Sebelumnya, mantan Menteri BUMN Mustafa Abubakar menyatakan jika Kementerian BUMN menargetkan setidaknya terdapat lima perusahaan pelat merah yang akan go public pada tahun depan. Namun, Gatot menyatakan jika hal tersebut masih dalam pengkajian.

"Semua itu masih dalam pembahasan. Kementerian BUMN saat ini sedang melakukan remaping. Dan mengenai kendala apa, saya kira tidak ada kendala," katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama BEI menyatakan, jika minimnya perusahaan pelat merah dalam melakukan IPO dikarenakan Kementerian BUMN yang belum siap dalam memproses BUMN yang ingin go public.

"Kesiapan BUMN dalam IPO, bukan karena perusahaannnya, tetapi masalahnya adalah lebih karena Kementerian BUMN dalam memproses BUMN yang ingin go public," tandas Ito. (ade)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »