Trik Nyaman Berwisata Saat Musim Dingin

|

Pasha Ernowo - Okezone

liburan musim dingin (enchantedramblings.net)

Trik Nyaman Berwisata Saat Musim Dingin
KEBANYAKAN bangsa “tropis”, pergi ke suatu negara pada musim dingin pasti agak kerepotan. Padahal, tinggal cari tahu seberapa dingin tempat tersebut. Untuk mengetahui seberapa dingin tempat tujuan bisa dicari di situs cuaca, lalu sesuaikan dengan pakaiannya.

Kalau kita tahu, sebenarnya tidak perlu membawa terlalu banyak baju, yang membuat tas jadi terasa berat. Namun bisa diakali dengan memilih baju sesuai fungsi dan bahannya.

Berikut kiat jitu membantu Anda memilih pakaian saat musim dingin:

Long john


Long john atau thermal underwear adalah pakaian lapis pertama yang menempel di kulit, atau setelah pakaian dalam. Pakaian ini terbuat dari katun atau kadang dicampur dengan bahan polyester, atau wol sehingga dapat menahan suhu tubuh agar tetap hangat.

Bentuknya baju lengan panjang agak ketat dan celana panjang ketat semacam legging. Ada juga long john satu potong, bagian atas dan bawah menyambung seperti baju bayi, dengan deretan kancing di bagian depan.

Bila temperatur tidak terlalu dingin, dengan memakai long john jika Anda tidak membutuhkan jaket atau sweter tebal, sehingga lebih praktis saat berkemas.

Jaket

Bila long john masih kurang hangat, siapkan jaket. Sebaiknya jaket jangan asal tebal, tapi perhatikan bahannya. Beberapa jaket terlihat tidak tebal, tapi sangat hangat.

Biasanya jaket jenis ini bagian dalamnya berisi bulu angsa (swan feather). Anda bisa mengecek bahan dari labelnya, seberapa banyak persentase bulu angsa dalam jaket tersebut.

Jaket musim dingin kadang terlihat besar karena dijahit “menggelembung”, tapi lagi-lagi perhatikan bahannya di label. Bila terbuat dari dacron, kurang hangat dibanding bulu angsa. Pilihan lain adalah jaket dari kulit, flanel, atau wol tebal, tapi ini untuk temperatur belasan derajat celsius saja.

Panjang jaket juga beragam, ada yang seukuran pinggang atau pinggul, ada yang selutut (overcoat). Tergantung Anda, lebih nyaman pakai yang mana.

Sweter atau pullover

Di tempat bertemperatur rendah, seringkali dibutuhkan beberapa lapis pakaian. Jaket biasanya digunakan saat ke luar ruangan, sementara saat di dalam ruangan, pakaian lapis kedua adalah sweter atau pullover.

Bila temperatur minus, bisa juga jaket dan sweter dipakai bersamaan. Baju hangat lengan panjang ini umumnya terbuat dari wol, dengan atau tanpa turtle neck.

Beberapa sweter dibuat dengan teknik rajut, sehingga ketebalannya tidak cocok untuk daerah berangin, karena lubang-lubang kecil di sela-sela rajutan. Bila wol dianggap terlalu tebal, pilih yang berbahan fleece.

Bawahan

Sebaiknya hindari pemakaian jins di daerah dingin, karena bahan jins bisa jadi tidak membuat hangat, malah berat karena basah terkena salju dan susah keringnya. Akan lebih baik memakai celana yang terbuat dari kain tebal atau wol. Untuk sepatu, bot adalah pilihan terbaik.

Jika tidak, pakailah sepatu tertutup dan kenakan kaus kaki atau stoking. Karena salju itu licin, pilihlah sepatu hiking karena bagian alasnya bergerigi, sehingga tidak mudah selip.

Kaus kaki pun ada yang terbuat dari bahan tebal dengan model jahitan khusus yang membuat kaki terasa hangat dan nyaman, contohnya kaus kaki untuk tracking.

Aksesori

Beberapa aksesori yang sebaiknya disiapkan adalah syal, topi, penutup telinga, dan sarung tangan. Syal di sini bukan syal gaya berupa selembar kain atau rajutan panjang yang sedang ngetren di Indonesia, tetapi syal yang berfungsi untuk menghangatkan.

Biasanya terbuat dari wol yang lumayan tebal, dan cukup panjang untuk dililitkan beberapa lapis di leher. Topi memang berfungsi untuk menghangatkan kepala, tapi ada baiknya memilih topi wol yang juga bisa digunakan untuk menghangatkan telinga. Karena telinga adalah bagian tubuh yang sangat rentan dengan hawa dingin.

Alternatif lain adalah penutup telinga, yang bentuknya seperti ear phone, di mana bagian penutup telinganya terbuat dari wol atau bahan sintetis.

Untuk sarung tangan, pilih yang benar-benar lekat di jari sehingga tidak menyulitkan gerakan. Pilih bahan yang terbuat dari kulit, wol, maupun fleece. (dikutip dari berbagai sumber) (rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Solusi Hadapi Penumpang Menyebalkan di Pesawat