Hermes Birkin, Tas Termahal di Dunia

|

SINDO -

Victoria Beckham dengan Hermes Birkin (Foto: hermeshandbagoutlet)

Hermes Birkin, Tas Termahal di Dunia
SEORANG wanita di Dallas, dengan senang hati merogoh koceknya Rp1,8 miliar untuk sebuah Hermes Birkin, yang sekaligus memecahkan rekor tas termahal di dunia.

Di dunia mode, Hermes memang merupakan label yang menghadirkan koleksi tas incaran fashionista. Harganya yang melangit dianggap relevan dengan status sosial yang disandang si pengguna.

Namun, dalam lelang yang dihelat Heritage Auction itu, tas berjenis Crocodile Birkin Bag dari lini koleksi istimewa Hermes, Shiny Rouge, berhasil memecahkan rekor dunia sebagai tas termahal yang terjual dalam sebuah lelang publik. Tas tersebut terjual dengan harga USD203.150 atau setara dengan Rp1,8 miliar.

Harga miliaran yang disandang Crocodile Birkin Bag itu bukanlah pepesan kosong. Tas berwarna merah mengkilap tersebut berukuran 30 cm dibuat dari kulit buaya, dengan detail “hardware” berupa gembok dan kunci dari emas putih 18 karat serta berlian.

Wanita yang berhasil memenangkan lelang tersebut meminta identitasnya dirahasiakan. Adapun, Crocodile Birkin Bag tersebut awalnya merupakan milik seorang perempuan berduit asal Florida. Dia membeli tas tersebut pada 2006 dan menganggap tas merah itu sebagai “juara” dari sekian banyak tas Hermes yang dikoleksinya.

Ketika Hermes menawarkan versi yang sama dengan warna hitam, si wanita kemudian memutuskan menjual tas tersebut lewat rumah lelang. Selain Crocodile Birkin Bag, Heritage Auction juga berhasil melelang beberapa tas Hermes lainnya, semuanya juga dengan harga fantastis.

Dua versi “jumbo” Birkin dalam warna biru serta merah dengan ukuran 35 cm, dan hardware dari paladium, berhasil terjual dengan harga USD113.525 (Rp1,03 miliar) dan USD96.000 (Rp869 juta), dan tas Birkin lainnya yang berukuran 30 cm dari jenis Himalayan, berhasil terjual dengan harga USD80.663 (Rp730 juta).

“Harga yang kami dapatkan dari lelang ini benar-benar luar biasa, melebihi ekspektasi,” ujar Direktur Aksesoris Mewah Heritage Auctions Matt Rubinger, saat diwawancarai WWD.

Rubinger mengatakan, ekspektasi Heritage Auction untuk tas tersebut adalah USD80.000. “Harga ini juga menunjukkan betapa Hermes merupakan label yang berhasil mendesain tas yang paling luar biasa di dunia,” sambungnya.

Lebih lanjut, Rubinger menjelaskan, Hermes memang menjadi brand aksesori yang paling dicari dan merupakan simbol kemewahan dan eksklusivitas. Hermes juga memastikan bahwa setiap tas yang dihadirkannya istimewa. Setiap pekerja kreatif hanya mengerjakan satu tas, dan setiap tas membutuhkan waktu produksi antara 18–24 jam.

Birkin sendiri merupakan tas tangan yang dirilis pada 1984, sebuah penghormatan bagi aktris dan penyanyi Jane Birkin, yang mengeluhkan kepada CEO Hermes pada waktu itu, Jean-Louis Dumas, betapa sulitnya mencari sebuah tas tangan kulit berkualitas.

Mesin Uang

Di era ini, tas tangan adalah roda pemutar pundi-pundi rumah mode serta label fashion, selain parfum. Label-label papan atas dunia seperti Hermes, Christian Dior, Prada, Chanel, Fendi, Gucci, dan Louis Vuitton, berlomba-lomba menghadirkan the it bag, bersaing dengan label yang memang berjalan di jalur aksesori dan leather product layaknya Bottega Veneta, Loewe, Kate Spade, Jimmy Choo, atau Anya Hindmarch.

“Pasar menginginkan tas dan sepatu yang memberi pernyataan dan para desainer memenuhi kebutuhan itu,” sebut editor mode Pauline Westin Thomas.

Hermes punya Kelly dan Birkin, dua tas tangan ikonik dengan daftar pemesanan panjang. Tapi tentu saja, berbicara tas berlabel ternama berarti membicarakan uang dalam jumlah banyak.

Jika Jimmy Choo menjual koleksinya dengan rata-rata USD300, maka Hermes bisa menjual Birkin dengan harga USD6.000 untuk ukuran yang paling kecil dan bisa mencapai harga puluhan bahkan ratusan ribu dolar bergantung pada ukuran dan materialnya. Apa yang membuat Birkin dan Kelly begitu banyak digilai kaum hawa?

Pamela Danziger, penulis buku Why People Buy Things They Don’t Need dan pendiri perusahaan riset pasar mewah Unity Marketing mengatakan, “Orang-orang cenderung membelanjakan uang mereka untuk sesuatu yang membuat mereka senang, dan bagi wanita, tas tangan dan sepatu termasuk dalam kategori itu.”

Sementara untuk Birkin dan Kelly, Danziger mengatakan hal tersebut berhubungan dengan simbol status. “Bagi banyak wanita, Birkin dan Kelly dari Hermes identik dengan kemewahan dan dengan memilikinya, otomatis status sosial mereka pun ikut terangkat,” paparnya. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Mr P Besar Bikin Wanita Tak Nyaman