Wisata ke Kuburan di Singapura

|

Hanna Meinita - Okezone

Foto: Salah satu sudut Pemakaman Bukit Brown di Singapura (Into The Wild Singapore.Blogspot)

Wisata ke Kuburan di Singapura
SINGAPURA – Singapura identik dengan wisata belanja dan hiburan. Negara kota ini juga dikenal kebersihan dan gedung pencakar langit. Namun sesunguhnya, Singapura memiliki sisi lain yang jauh dari kesan modern, berkesan alami dan hijau.
 
Apa saja lokasi alternatif yang dapat dikunjungi di Singapura? Berikut pemaparannya di BBC, Senin (12/12/2011).
 
Jalur kereta berumput
 
Ketika jalur kereta api sepanjang 23 kilometer dari Tanjong Pagar ke Woodlans ditutup pada Juli 2011, ada jejak yang ditinggalkan, yakni rel berumput. Rel ini membuat banyak orang yang datang untuk melakukan hiking. Tracking bisa dimulai di dekat pusat bisnis di Singapura menuju ke arah barat laut, melintasi jembatan kereta api dan melalui real estate paling mahal dan indah di Singapura.
 
Meski masih muncul perdebatan mengenai fungsi tanah ini di masa depan, sebuah gerakan masyarakat mengajukan petisi agar mengubah daerah ini menjadi kawasan hijau. Gerakan ini menyelenggarakan aktivitas jalan kaki lengkap dengan peta sebagai panduan.
 
Mandi air panas di Sembawang
 
Dari luar, pagar kawat berduri membuat tempat ini tampak seperti instalasi militer. Tapi jika Anda sudah berada di dalam, kenikmatan air panas akan memanjakan Anda. Di sini, Anda bisa merendam kaki dari mata air yang berasal dari bawah tanah. Sejarah tempat ini sangat panjang. Mulai dari dimiliki perusahaan minuman ringan, Frase and Neave hingga dialihkan fungsinya menjadi tempat mandi rekreasi oleh Jepang pada Perang Dunia II dan kemudian diselamatkan dengan pembangunan kembali oleh militer. Mata air ini mampu memompa air hingga 100 tahun mendatang. Jika ingin ke Sembawang, Anda bisa menggunakan transportasi kereta bawah tanah (MRT) dan turun di stasiun Woodlands. Kemudian, naik bus nomor 858, 965 atau 969 ke Sembawang Hot Springs, Gembas Ave, Woodlands.
 
Pemakaman Bukit Brown
 
Pemakaman tertua di Singapura ini memiliki hampir 100 ribu kuburan, yang didominasi kuburan gaya China. Kuburan ini mulai digunakan pada 1833. banyak pendiri Negara Singapura yang dimakamkan di sini. Sayangnya, tempat ini sempat ditinggalkan pada 1973.
 
Namun kini, Pemakaman Bukit Brown terlihat sangat ’hijau’, tenang dan luas dengan ukuran 0,86 kilometer persegi (untuk ukuran Singapura, ini termasuk besar). Untuk orang dari luar Singapura yang ingin ‘berkunjung’ ke tempat ini, sebaiknya lakukan pada pagi hari dan bertanyalah kepada penjaganya. Kabarnya, pemerintah berencana membangun jalan yang membelah kuburan.
(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Irfan Hakim Fokus Liburan Bareng Keluarga