Kreasi Olahan Tahu Lezat & Sehat

|

SINDO -

(Foto: gettyimages)

Kreasi Olahan Tahu Lezat & Sehat
BINGUNG ingin masak apa hari ini? Bagaimana jika mencoba berkreasi dengan tahu. Selain sarat gizi yang baik bagi anak-anak, Anda juga bisa menampilkan kreasi tahu yang lain dari biasanya.

Tahu ataupun tempe sering dipandang sebelah mata dengan dianggap sebagai makanan rakyat. Padahal, kandungan gizi dalam panganan ini tidak diragukan lagi. Sebagai hasil olahan kacang kedelai, tahu merupakan makanan andalan untuk perbaikan gizi karena mempunyai mutu protein nabati terbaik. Tahu mempunyai komposisi asam amino paling lengkap dan diyakini memiliki daya cerna yang tinggi (sebesar 85 persen-98 persen).

Memang, kandungan gizinya masih jauh dibandingkan kandungan gizi yang terdapat pada lauk-pauk hewani seperti telur, daging, dan ikan. Namun, karena harganya yang lebih murah, tahu cenderung lebih dipilih untuk memenuhi kebutuhan gizi sebagai pengganti protein hewani. Apalagi, tahu relatif lebih aman bagi kesehatan ketimbang protein hewani lain. Karena tidak mengandung kolesterol, tahu aman untuk kesehatan jantung.

Mereka yang mengonsumsi tahu terbukti mengalami penurunan kolesterol lebih besar sebesar 10 persen-20 persen. Hal ini berdasarkan studi yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition. Bahkan hidrat arang dan kalori yang dikandungnya cukup rendah sehingga praktis menjadi menu diet rendah kalori yang pas.

Tahu juga terbukti dapat mencegah kanker payudara. Mereka yang mengonsumsi tahu, 25 persen lebih banyak mengalami peningkatan pembentukan estrogen dibandingkan yang tidak. Tekanan darah mereka juga lebih rendah ketimbang kelompok yang tidak mengonsumsi tahu. Ini dikarenakan isoflavon yang terkandung dalam tahu mengandung hormon estrogen.

Selain mencegah kanker payudara, isoflavon juga memperlambat proses penuaan pada perempuan.Isoflavon bukan hanya terkandung dalam tahu, melainkan juga pada semua makanan berbahan dasar kedelai, seperti tempe, susu kedelai, kecap, dan sejenisnya.

Nah, dengan segudang manfaat tahu, tidak perlu berpikir panjang untuk memberikan tahu kepada keluarga. Inilah saat yang tepat bagi anak-anak untuk menggeser sementara makanan kesukaan mereka. Biasanya anak-anak lebih menyukai protein hewani ketimbang nabati. Memang tidak masalah, tapi terlalu banyak mengonsumsi protein hewani dapat membahayakan kesehatan, belum lagi risiko obesitas yang mengintai.

Dengan memilih tahu, Anda sekaligus dapat lebih menghemat uang belanja harian. Tapi, apakah terbatas digoreng saja? Dalam hal ini, kreativitas mutlak diperlukan sehingga tahu yang disajikan tidak melulu digoreng, anak-anak pun akan menjadi jenuh. Perbanyak membaca resep masakan olahan tahu, yang bisa dibuat menjadi nugget hingga burger.

Dengan begitu, anak pun akan suka. Hal ini sekaligus menjadi solusi bagi si kecil yang suka pilih-pilih makanan. Pada nugget misalnya, tambahkan daun bayam. Nugget tahu yang berisi telur dan bayam ini pasti dapat memenuhi kebutuhan nutrisi buah hati. Begitu pula dengan burger. Di samping sebuah siasat bagi anak-anak untuk lebih gemar menyantap protein nabati, burger tahu ini juga cocok bagi Anda yang tengah menjalani diet.

Oatmeal yang turut menjadi bahan pembuatan burger tahu ini memberi efek mengenyangkan, namun tidak membuat tubuh menjadi gemuk. Olahan lain seperti salad tahu ataupun lasagna tahu. Sementara untuk kreasi tradisional, Anda bisa membuat pepes tahu.

Bahannya mudah didapat, juga cara membuatnya. Harga bahan-bahannya pun tidaklah mahal. Tahu juga bisa dibuat menjadi perkedel, bakwan, semur tahu, ataupun gulai tahu yang bisa dicampur dengan jamur.

Kalau ingin membuat tahu isi, pastikan memakai sayuran seperti wortel dan taoge agar sarat nutrisi. Untuk menggorengnya, gunakan minyak baru atau minimal baru dipakai sekali menggoreng. Hindari memakai minyak goreng yang dipakai berulang. Uniknya, tahu ternyata juga bisa tampil menjadi makanan penutup yang manis seperti puding tahu, cake tahu, ataupun kembang tahu. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Gula Sachet Tak Sehat!