Ini Penyebab Mr P Tidak Lurus Saat Ereksi

|

Gustia Martha Putri - Okezone

(foto: gw-bw)

 Ini Penyebab Mr P Tidak Lurus Saat Ereksi
APAKAH Anda dan pasangan pernah merasa aneh ketika Mr.P pasangan pasangan tidak lurus? Jangan kuatir, hal tersebut dinamakan penyakit peyronie. Dan ini tidak berbahaya.

Demikian yang diujarkan Dr. Mirriam Stoppard dalam buku "Panduan Kesehatan Keluarga". "Beberapa Mr.P selalu melengkung saat ereksi dan ini hanyalah variasi bentuk normal," ujar Stoppard.

Dalam bukunya, Stoppard pun menjelaskan, penyakit peyronie sendiri adalah kelainan berupa perubahan bentuk penis, menyebabkan penis melengkung ke satu sisi atau ke atas dan bawah saat ereksi. Ini Sangat jarang ditemukan di bawah usia 40 tahun dan kadang diturunkan dalam keluarga.

"Pada penyakit peyronie, jaringan ikat penis akan menebal, menimbulkan penis yang melengkung saat ereksi," imbuh Stoppard dalam penjelasannya. Dampak terburuk dari penyakit ini, Mr.P bisa jadi sangat melengkung sehingga sulit bersenggam adan terasa nyeri. Namun, penyakit peyronie ini hanya terjadi pada sekitar satu dari 100 pria.

Penyebab penyakit ini seringkali tidak ditemukan, tapi kerusakan Mr.P sebelumnya dpat menjadi faktor risiko. Masih menurut dokter Stoppard, penyakit peyronie ini juga dikaitkan dengan kontraktur Dupuytren, kelainan berupa penebalan dan pemendekan jaringan ikat pada telapak tangan, sehingga jari-jari melengkung ke arah dalam. "Penyakit Peyronie dapat diturunkan dalam keluarga, sehingga faktor genetik tampaknya juga terlibat," pungkas Stoppard.

Berikut uraian gejala dan penanganannya yang dijelaskan Stoppard dalam bukunya:
1.) Gejalanya
Gejala penyakit peyronie timbul secara bertahap dan meliputi:
- melengkungnya Mr.P ke satu sisi selama ereksi
- Mr.P terasa nyeri saat ereksi
- penebalan pada sebagian Mr.P, biasanya terasa sebagai nodul pada saat Mr.P melunak.
Akhirnya, daerah mr.P yang menebal akan meluas hingga ke jaringan erektil. Pada kasus ini, jika tidak ditangani, penyakit peyronie akan menimbulkan impotensi.

2.) Penanganannya
Pada sebagian kasus, penyakit Peyronie akan membaik tanpa perlu penanganan. beberapa ahli bedah menyayat jaringan ikat, sementara ahli bedah yang lain mengangkat tepi pada sis lain untuk mendorong ereksi yang lurus. Berkas vena mungkin dimasukkan.

"Hasil yang buruk biasanya diakibatkan oleh perkembangan penyakit atau jaringan parut. Jika kelainan mencapai tahap lanjut, jalan keluar terbaik adalah menanam prostese penis," tutup Stoppard.
(uky)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Awas, Napas Bau Pertanda Miliki Penyakit Kronis