Menangani Cedera Lutut Saat Futsal

|

SINDO -

Main futsal (Foto: Google)

Menangani Cedera Lutut Saat Futsal
MUNGKIN Anda pernah mengalami cedera saat bermain futsal? Sebaiknya jangan sepelekan gangguan ini. Sebab, bisa jadi cedera yang Anda alami bukanlah keseleo biasa. Bisa jadi, Anda mengalami cedera ligamen sendi. Bila ini yang terjadi, mungkin Anda harus bersiap untuk melakukan operasi sendi atau lutut.
 
Tapi jangan khawatir, kini Indonesia sudah memiliki dokter-dokter yang mumpuni dalam menangani operasi lutut dan panggul akibat cedera olahraga, seperti saat futsal. Apalagi, teknologi dan alat kedokteran yang digunakan juga merupakan yang paling canggih di dunia. Misalnya, operasi sendi dengan robot (robotic surgery) yang termasuk pertama diaplikasikannya di Asia.

Teknik ini sudah dikerjakan untuk operasi lutut pada 2005. Ada juga operasi cedera ligamen yang disebut double bundle reconstruction, yang telah diakukan lebih dari 200 kali sejak 2007. Metode operasi ini sangat populer di Amerika Serikat, Eropa, dan
Jepang karena hasilnya yang sangat memuaskan bagi pasien.
 
Saat ini, operasi jenis ini menjadi standar untuk cedera ligamen atlet-atlet kelas dunia, misalnya Tiger Wood. Sayangnya, banyak masyarakat Indonesia yang tidak tahu jika negaranya sendiri termasuk sudah maju dalam hal kemampuan dan teknologi yang digunakan.
 
”Hal itu dikarenakan kurangnya informasi dan kebijakan dalam negeri yang melarang tenaga medis berpromosi dalam bentuk apa pun,” ujar dr Nicolaas C Budhiparama SpOT, Presiden IHKS.

Padahal, lanjut dia, tenaga medis atau institusi kesehatan asing justru dipersilakan beriklan bebas di media massa. Akhirnya, pasien Indonesia lebih memilih berobat ke luar negeri, seperti Singapura dan Malaysia.
 
Nicolaas yang juga Kepala Departemen Bedah Orthopedi RS Medistra, Jakarta, ini meminta masyarakat tidak mendewakan dokter asing. Saat ini diperkirakan ada sekitar 490 dokter bedah tulang di Indonesia, dengan 10 persen di antaranya spesialis lutut dan panggul. Jumlah ini sangat kecil dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia. Terlebih lagi, kebutuhan masyarakat semakin besar seiring meningkatnya minat masyarakat yang semakin sadar manfaat melakukan olahraga.
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Lemak Tidak Hilang saat Anda Turunkan Berat Badan