Berburu Souvenir Pernikahan di Pasar Mester

Sabtu, 10 Maret 2012 - 12:05 wib | Pasha Ernowo - Okezone

Belanja Souvenir di Pasar mester (Foto: Pasha/okezone)

Berburu Souvenir Pernikahan di Pasar Mester
BAGI Anda yang hendak berburu souvenir untuk pesta pernikahan dengan harga bersahabat, Anda bisa menyambangi pasar yang terletak di bilangan Jatinegara Jakarta Timur. Inilah Pasar Mester.

Pasar Mester Jatinegara merupakan salah satu destinasi wisata belanja di Jakarta yang merupakan pusat souvenir, tepatnya menghiasi lantai dasar. Asisten Usaha dan Pengembangan Pasar Jaya Mester Jatinegara, H. Syatiri, Pasar mester merupakan salah satu pasar yang tertua di Jakarta. Nama Mester diambil dari pemilik lahan waktu itu di masa penjajahan Belanda yakni Cornelis Meester, berasal dari Portugis yang berprofesi sebagai guru agama. Namun pada saat pendudukan Jepang di Indonesia, nama pasar ini berubah menjadi Pasar Mester Jatinegara.

“Seperti umumnya pasar tradisional, pasar ini menjual beragam kebutuhan sehari-hari. Namun bila kita masuk dan melihat secara teliti, ternyata ada juga tempat yang sifatnya tematik di dalam Pasar Mester ini,” katanya saat ditemui okezone, baru-baru ini.

Dia menambahkan, barang tematik tersebut berada di lantai dasar dan ditempatkan di tengah-tengah dalam sebuah area khusus souvenir. Memang, kebutuhan satu ini kurang berarti, namun menjadi penting bagi para calon pengantin, apalagi pernikahan di Indonesia selalu menyertakan souvenir sebagai pelengkap perayaan.

Syatiri mengungkapkan, di Jakarta terdapat beberapa tempat yang menjadi tujuan untuk mencari souvenir, yakni Pasar Pagi Mangga Dua dan Pasar Asemka yang ada di daerah Kota. Namun, Pasar Mester lebih terkenal gaungnya dibandingkan dua tempat tersebut.

Souvenir pernikahan yang dijual, seperti gantungan kunci, dompet, kaca rias, dan bila beruntung, Anda akan mendapatkan gelas bertuliskan nama pasangan pengantin dengan harga sangat beragam, mulai Rp1.000 hingga Rp20.000. Jadi untuk Anda yang ingin siap-siap melangkah ke jenjang pernikahan, coba saja berburu ke Pasar Mester Jatinegara, pasti Anda akan menemukan yang sesuai selera.

Lantai Dasar Pasar Mester Jatinegara menjual souvenir, Lantai 1 terdapat baju, Lantai 2 menyediakan sepatu, dan Lantai 3 dijadikan perkantoran. barang yang diperjualbelikan didatangkan dari wilayah Jabodetabek maupun sentra-sentra pengrajian di daerah. Barang-barang China rupanya juga mulai menjamur di sini. Lanjut Syatiri, sekira 100 pedagang menjual produknya di kios, tapi ada juga yang menumpuk barang dagangannya di lapak.

Kika (40), Pemilik Esha Souvenir, mengatakan dulu gantungan kunci amat terkenal dan menjadi favorit untuk souvenir pernikahan, tapi sekarang mulai muncul kreasi-kreasi baru yang unik, contohnya sarung telepon genggam maupun gelas bertuliskan nama pengantin.

“Untuk yang pakai pesanan nama, ada, tapi minimal pesanan di atas 100 buah,” ujarnya.

Sementara itu, Yovie (28) salah satu pengunjung yang datang, mengungkapkan, datang ke sini untuk melihat dan sekedar menawar barang. “Karena saya sedang memersiapkan pernikahan yang akan dilaksanakan bulan Juni,” katanya.

Syatiri menyatakan, biarpun lokasinya kurang nyaman, tetap tidak menyurutkan antusias pembeli untuk datang ke Pasar Mester Jatinegara.

“Itu seninya berbelanja di pasar tradisional ya memang seperti itu. Apalagi, kalau kita bisa mendapatkan barang yang kita cari. Biarpun bermandikan keringat, pasti keluar dari pasar ini dengan senyum sumringah,” tutupnya. (uky)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Makan, Personil Tipe X Ini Doyan Kerupuk