Roll Cake Jepang vs Bolu Gulung Indonesia

|

SINDO -

Japanese roll cake (Foto: mykitch3n.blogspot)

Roll Cake Jepang vs Bolu Gulung Indonesia
VERSI Jepang Anda tentu pernah merasakan manis dan empuknya bolu gulung. Namun, bagaimana dengan bolu gulung alias roll cake versi Jepang? Yuk, intip perbedaannya dengan bolu gulung buatan Indonesia.

Negeri Sakura kembali memperkenalkan panganan khasnya ke tengah masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta. Kali ini yang berjenis pastry. Apa menu pastry Jepang yang Anda tahu, baumkuchen, dorayaki, atau Japanese toast?

Ya, ketiganya memang diklaim sebagai produk kue asal Jepang dan sudah “beredar” di sini. Nah, kue yang ingin SINDO perkenalkan kali ini jenisnya roll cake alias bolu gulung, yakni kue manis yang diberi filling tertentu, lalu dibentuk seperti gulungan.

Kue ini diperkenalkan secara luas kepada publik Jakarta sekitar akhir tahun lalu oleh pengusaha asal Jepang, Shogo Sakuramoto. Shogo punya alasan memilih roll cake sebagai produk yang dia tawarkan.

Shogo berkisah, saat pertama kali datang ke Indonesia, sejumlah bidang usaha pernah digelutinya. Namun, usaha tersebut tak selalu berjalan mulus, sampai-sampai pernah membuatnya kehabisan uang.

“Ada saat tertentu di mana saya tidak bisa makan karena tak punya uang. Pernah ketika sedang tak bisa makan, teman saya yang orang Indonesia datang dan memberi saya roti. Roti ini berjenis roll cake,” cerita pria yang sudah 10 tahun tinggal di Indonesia ini.

Shogo rupanya sangat terkesan dengan kebaikan sang teman. Dalam hatinya lantas tercetus keinginan untuk membalas kebaikan itu. Roll cake dari Jepang dipilih Shogo sebagai “hadiah” buat temannya, juga masyarakat Indonesia secara umum.

“Jadi,sebenarnya bisnis roll cake ini bukan bisnis utama Shogo. Awalnya dia membawa roll cake dari Jepang ke sini hanya untuk membalas kebaikan temannya. Dia ingin menunjukkan, ini lho, di Jepang juga ada roll cake dan rasanya lebih enak,” kata rekan Shogo, Ali Santoso Wibowo.

Shogo, Ali, dan beberapa teman mereka lantas bergabung untuk mengelola bisnis roll cake yang konon merupakan yang pertama di Indonesia. Wujud bisnis itu adalah Rati Rati Restaurant, yang kini dibuka di kompleks Rukan Cordoba, kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Rati Rati–berasal dari kata rati yang dalam bahasa Sansekerta berarti cinta–dioperasikan pertama kali akhir tahun lalu. Sesuai konsep awalnya, outlet kue bergaya kafe ini menawarkan aneka jenis roll cake, mulai rasa cokelat yang populer, buah-buahan seperti stroberi dan blueberry, hingga green tea. Bahan-bahan tersebut dimasukkan sebagai filling cake.

Menurut Ali, ada perbedaan antara roll cake versi Jepang dan roll cake yang selama ini dikenal di Indonesia. Perbedaan itu antara lain terletak pada tepung yang digunakan, bahan-bahan filling, serta cara penyajiannya.

“Tepung yang kami gunakan berbeda dengan tepung yang umum dipakai. Roll cake di Rati Rati juga sangat lembut dan mengandung krim. Kalau mau disantap langsung di kafe ini, kami selalu menyajikannya dengan es krim. Penyajian seperti itu memang diterapkan di Jepang,” kata Ali, seraya menyebut seluruh bahan baku pembuatan roll cake Rati Rati diimpor dari Negeri Sakura.

Shogo menambahkan, bahan-bahan yang digunakan di kafenya sangat alami sehingga bagus untuk kesehatan. Roll cake besutan Rati Rati juga tidak menggunakan bahan pengawet. Krim yang digunakan dijamin tidak bikin enek dan low fat. Roll cake, lanjut Ali, saat ini merupakan panganan yang sedang “naik daun” dan digemari di Jepang.

Shogo sendiri memiliki enam outlet serupa di sana, dengan nama Rati Rati juga. Terdapat sedikitnya 12 varian rasa cake yang ditawarkan Rati Rati. Antara lain kardinal strawberry, kardinal chocolate, ange natural yang dipenuhi filling buah, ange blueberry yang kaya antioksidan, plain roll nan klasik, maccha roll yang mengandung jasmine, caramel roll, chocolate roll, dan cheese berry roll.

Semua varian cake diracik oleh pastry chef yang juga asli Jepang, Hiroyuki Anbo. Tiap potong roll cake dihargai Rp28.000-29.000. Kalau mau beli utuh, harganya Rp110.000. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Vokalis Ini Tidak Berani Santap Kuliner Ekstrem Manado