Angie Ditahan, Orang Terdekat Bisa Ambil Alih Pengasuhan Anak

|

K. Wahyu Utami - Okezone

Angelina Sondakh (Foto: Heru/Okezone)

Angie Ditahan, Orang Terdekat Bisa Ambil Alih Pengasuhan Anak
PENAHANAN Angelina Sondakh terkait Wisma Atlet memang membuat keluarganya sedih. Lantas, siapakah yang tepat mengasuh anak-anaknya?
 
Terpisah dari anak membuat Angelina Sondakh sedih bukan kepalang. Apalagi, penahanan yang dijalaninya saat di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, membuatnya tak leluasa bertemu dengan anak-anaknya.

Bukan saja kesedihan yang dirasakan, tapi juga menurunkan kesehatan fisik dan mental dirinya. Setiap orangtua memang tidak ingin terpisah dari anaknya, apapun alasannya. Hal itulah yang dirasakan Angie saat ini.
 
Selain khawatir akan tumbuh kembang anaknya, perasaan rindu yang tak terluapkan membayangi wanita cantik yang kerap disapa Angie ini. Tak heran, kekhawatiran yang menumpuk dirasakan membuat kesehatannya terganggu. Untuk meminimalisir kekhawatiran tersebut, pengasuhan anak pun perlu diberikan kepada orang yang tepat.
 
Lantas, siapakah orang yang pantas untuk meneruskan sementara waktu pengurusan anaknya? Menanggapi hal tersebut, Psikolog dan Dosen Muda Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran, Bandung, Fredrick Dermawan Purba MPsi mengatakan, bahwa anak dapat diasuh orang terdekat Angie atau dikembalikan kepada ibu kandungnya untuk kedua anak perempuan Angie (Zahwa dan Aliyah).
 
“Untuk anak yang paling kecil bisa diasuh orang terdekatnya, bisa itu nenek atau tante dan pamannya. Sedangkan untuk anak perempuannya yang sudah besar, bisa diasuh ibu kandung mereka,” tuturnya saat berbincang dengan Okezone via telepon, Jumat (4/5/2012).
 
Menyoal perasaan anak-anaknya, Fredrick menambahkan, mungkin kasus ini juga akan membuat mereka syok. Meski demikian, sambungnya, perlu diadakan komunikasi intens agar anak-anak Angie tidak terpuruk karena perlakuan atau omongan pedas orang-orang di sekelilingnya.
 
“Biasanya, seorang anak beda usia, beda juga efek yang diterima. Kalau anak remaja itu biasanya sudah mempunyai harga diri, jadi biasanya sudah memiliki rasa malu terhadap omongan di lingkungan sekitarnya, sementara kalau anak balita belum begitu terpengaruh,” tutupnya. (ind)
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Penyebab Seks Bebas Cenderung Libatkan Remaja