Curug-Curug Penghias Gunung Salak (I)

Kamis, 10 Mei 2012 - 14:53 wib | Mutya Hanifah - Okezone

Curug Cigamea (Foto: meme.yahoo)

Curug-Curug Penghias Gunung Salak (I)
PUING pesawat Sukhoi Superjet-100 ditemukan di kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Lokasi wisata ini menyimpan pesona indah lewat banyak air terjunnya.

Gunung Salak memiliki banyak atraksi wisata. Salah satu yang populer adalah curug alias air terjun. Apa saja curug-curug lainnya?

Curug Cadas Ngampar


Curug Cadas Ngampar merupakan sebuah air terjun di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bogor. Belum banyak orang yang tahu tentang curug ini mungkin karena tidak ada akses yang bisa di lewati. Beberapa bulan yang lalu, jalan ini resmi dibuka untuk umum sehingga Anda bisa mengunjunginya sekarang.

Di Curug Cadas Ngampar terdapat pula Curug Putri dan Curug Panganten yang letaknya sedikit terpisah, tetapi tidak begitu berjauhan. Bila berkunjung ke sana, Anda akan melewati jalan berbatu menurun ditemani hutan pinus di sebelah kiri dan kanan jalan.

Suasana asri akan Anda temukan. Yang membedakan curug ini dengan curug yang lain adalah kondisi tempat yang masih alami karena masih sangat sedikit sekali sentuhan kaki dan tangan manusia.

Sebelum mencapai Curug Cadas Ngampar, Anda akan menemukan persimpangan jalan yang memisahkan antara Curug Putri dan Curug Penganten. Untuk menuju ke Curug Putri tidak jauh, Anda tinggal jalan ke hulu sungai dan mengambil arah kanan.

Curug Putri memiliki ketinggian sekira 7 meter dan lebar kolam sekira 5 meter. Aliran air yang cukup pelan dan jernih ini sangat sayang untuk Anda lewatkan. Sedangkan untuk arah ke sebelah kiri adalah jalur akses menuju ke bagian bawah Curug Cadas Ngampar dan Curug Penganten.

Seperti dikutip dari situs Explorebogor, curug Penganten cukup tinggi, tetapi airnya tidak begitu besar. Di samping curug ini, Anda bisa menikmati pemandangan persawahan yang begitu hijau nan indah dari tebing yang cukup tinggi.

Curug Cigamea

Curug Cigamea berlokasi di Desa Gunungsari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, yang merupakan bagian dari kawasan wisata Gunung Salak Endah (GSE_. Untuk menuju ke lokasi air terjun, pengunjung diharuskan berjalan kaki dari areal parkir, melalui jalan menurun kurang lebih 350 meter.

Curug Cigamea terdiri dari dua buah air terjun utama dengan karakter yang berbeda. Air terjun pertama yang lebih dekat dengan jalan masuk, berupa air terjun dengan tebing curam menyerupai dinding dan didominasi bebatuan warna hitam. Tipe air yang jatuh lebih bersifat percikan air yang langsung melimpah jatuh dan cukup deras meskipun nampak jelas tidak sederas air terjun kedua. Demikian seperti dikutip dari situs Explorebogor.

Hal ini pula yang menjadikan alasan kolam limpahan air yang berada di bawahnya tidak luas dan dalam sehingga tidak bisa digunakan untuk berenang. Letaknya yang terbuka memungkinkan wisatawan untuk berada di sisi kiri dan kanan air terjun.

Air terjun kedua berjarak kurang lebih 30 meter dari air terjun pertama dan berada di celah tebing. Bebatuan tebing berwarna hitam berpadu dengan corak garis warna coklat kemerah-merahan nampak terlihat jelas dan memberi nuansa sendiri saat melihatnya. Air yang mengalir lebih mirip dengan aliran sungai dengan ukuran lebar yang semakin kebawah semakin melebar dan debit air yang cukup tinggi.

Sepintas bila dilihat dari bawah, sumber air yang berada di atas air terjun kedua ini berada sedikit dibawah air terjun pertama, padahal sebenarnya tidak. Dari hasil pengamatan mulai dari masuk lokasi ini, terlihat jelas bahwa air terjun kedua ini memiliki ketinggian yang lebih tinggi dari air terjun pertama. Namun karena tertutup oleh rimbunnya pepohonan dan adanya bagian tanah yang sedikit menjorok ke muka, praktis bagian atasnya tidak bisa dilihat saat berada di bawah lokasi. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Regina "Idol": Kepulauan Indonesia Harus Maju