Hati-Hati, Menyelami Bikini Atoll Penuh Jebakan

Senin, 14 Mei 2012 - 14:14 wib | Mutya Hanifah - Okezone

Bikini Atol (Foto: touropia)

Hati-Hati, Menyelami Bikini Atoll Penuh Jebakan
APABILA Anda pencinta wisata selam dan sejarah, maka tempat satu ini wajib disambangi. Bikini Atoll mempunyai banyak jebakan yang bisa memicu adrenalin.

Jauh di Samudra Pasifik, tepatnya di Bikini Atoll pada 200 kaki di bawah permukaan laut, tersimpanlah selusin kapal perang radio aktif. Kapal-kapal ini adalah armada milik Amerika, USS Saratoga, kapal perang Jepang Nagato, dan kapal penghancur USS Lamson. Semuanya adalah kapal perang peninggalan Perang Dunia II.

Pada 1946, sebagai bagian dari tes untuk melihat kekuatan kapal perang ini terhadap serangan atom, Amerika menaruh 23.000 bahan peledak yang ditargetkan pada kapal Nagato dan Saratoga. Bahan peledak ini kemudian meledak dan membuat gelombang setinggi 100 kaki hingga perairan di sekitarnya mengandung radioaktif.

Semua sejarah ini membuat Bikini Atoll tempat yang menarik diselami. Lokasi selamnya bukan untuk para penyelam amatir. Untuk mendapat izin menyelam di Bikini Atoll, Anda sudah harus mempunyai rekor 50 kali menyelam dan telah menyelesaikan pelatihan lanjutan oleh International Association of Nitrox and Technical Divers. Demikian seperti dikutip HuffingtonPost, Senin (14/5/2012).

Untuk mencapai Bikini Atoll juga tidak mudah. Pertama, Anda harus terbang ke Honolulu, Hawaii. Kemudian, lanjutkan penerbangan ke Majuro di Kepulauan Marshall. Setelah itu, lanjutkan perjalanan air sepanjang dua mil ke Bikini Atoll.

Karena mengandung radiasi tinggi, wisatawan diminta untuk tidak memakan buah kelapa atau apapun yang tumbuh di pulau ini. Semua makanan yang ada di Bikini haruslah diimpor. Sementara, radiasi dalam air tidak begitu berbahaya, selama penyelam tidak menyentuh bangkai kapal.

Aturan lain di Bikini Atoll, penyelam diminta naik ke permukaan laut sebelum matahari terbenam. Karena pada saat itulah, hiu-hiu keluar untuk mencari makan dan cukup berbahaya.

Bangkai kapal baru akan terlihat saat Anda tiba di kedalaman 60 kaki. Baru kemudian pada kedalaman 110 kaki, Anda akan melihat keseluruhan bangkai kapal peninggalan Perang Dunia II tersebut. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Harapan Dewi Gita untuk Pariwisata Indonesia