Bugar Saat Naik Haji? Siapkan Hal-Hal Ini

|

Gustia Martha Putri - Okezone

Bugar di Tanah Suci (Foto: majalah.hidayatullah.com)

Bugar Saat Naik Haji? Siapkan Hal-Hal Ini
PERBEDAAN musim dan cuaca membuat keberangkatan haji perlu disiapkan sedemikian rupa, tak terkecuali kesehatan Anda. Karena itu, Anda perlu persiapkan hal-hal khusus agar bugar saat naik haji.

Musim keberangkatan haji sudah di depan mata. Bagi Anda yang sudah mendaftarkan diri jadi calon jemaah haji Indonesia tahun ini, sederet persiapan perlu dilakukan. Selain urusan teknis, urusan kesehatan pun tak boleh dilupakan. Hal ini penting agar kebugaran selama beribadah senantiasa terjaga.

Pelaksanaan ibadah haji tahun ini diperkirakan akan mulai dilaksanakan akhir September atau awal Oktober 2012. Pada tanggal tersebut, calon jemaah haji Indonesia kloter awal sudah mulai berangkat ke Tanah Suci, mengingat 26 Oktober diperkirakan perayaan Idul Adha.

Saat itu, Arab Saudi tengah memasuki transisi musim dari panas ke musim dingin. Untuk itu, beberapa hal ini perlu dilakukan agar kesehatan tetap terjaga.

Berikut paparan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE, dalam surat elektronik yang diterima Okezone mengenai persiapan para calon jemaah haji, Senin (28/5/2012).

Adaptasi cuaca dingin dengan melaksanakan manasik di pagi hari 

Agar dapat beradaptasi, saat manasik para calon jemaah haji perlu persiapan menghadapi musim dingin, yaitu pagi hari.

Bagi calon jemaah yang masuk dalam kategori manula, musim dingin cenderung lebih membahayakan karena dapat dipastikan menurunkan tingkat kebugaran tubuh.

Hindari aktivitas fisik terlalu berat dan durasi manasik yang terlalu lama

Khusus untuk para manula, sudah pasti tingkat kebugaran tubuh turun. Bahkan, sebagian besar sudah menderita penyakit tertentu (diabet, jantung, paru, penyakit arthritis, dan sebagainya).  Untuk itu, dalam melaksanakan manasik, para manula perlu dipersiapkan secara baik dan waktu yang cukup dengan tidak melakukan fisik yang terlalu berat dan dilakukan secara bertahap.

Targetkan manula mampu berjalan kaki 3 km dalam masa manasik

Sasaran manasik calon jemaah haji para manula minimal mampu melakukan jalan kaki sekitar 3 km, dengan pertimbangan dapat melakukan perjalanan untuk kegiatan tawaf maupun sai. Untuk tes awal, manula dapat mencoba tes anak tangga.

Persiapkan obat dan vitamin khusus yang dibutuhkan

Khusus untuk manula yang mengidap penyakit tertentu, diharapkan saat manasik sudah dapat dilakukan pembinaan dengan baik sehingga penyakit tertentu yang diidapnya dapat terkontrol dengan baik.

Hal ini bertujuan agar mereka sudah mempunyai pola pengobatan yang terkontrol dan saat akan berangkat ibadah ke Tanah Suci, para jemaah manula sudah diketahui faktor risiko dan sudah memersiapkan keperluan untuk pengontrolan penyakitnya dengan kesiapan obat-obat dan vitamin yang perlu dibawa saat berangkat ke Tanah Suci. (ind)
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pria Korban Ebola Dilarang Berhubungan Seks Tiga Bulan