GELOMBANG mode bergaya pop art tengah diminati masyarakat. Kaum hawa pun kini berani mengungkapkan selera modenya. Arus utama dari gaya ini begitu lugas menawarkan karakter yang ekspresif dengan detail yang mencuri perhatian.
Semangat
pop art di Kota Bandung diperlihatkan dengan ragam koleksi dari berbagai butik yang memperlihatkan sisi keberanian dalam dunia mode. Selain detail rancangan yang di luar “kotak”, tidak sedikit butik yang menularkan demam
sequin dan gaya
glitter di sebagian besar produknya.
Butik Hangover di Magnetic Land menjadi pionir Dini Ariani dalam menuangkan ide kreatifnya untuk koleksi pakaian dan aksesorinya. Seperti menyumbangkan warna bagi label lokal khas Kota Bandung lewat mode bergenre
sequin dress.
Karakter mode yang satu ini biasa dinamai candice dress. Inspirasi ini berasal dari gaun pengantin bergaya kontemporer. Modernisasi
cutting-nya dapat diamati dari rok
A-line yang divisualisasikan dengan gaya asimetris. Tampak depan bertema
mini dress, sedangkan di bagian belakang bentuknya panjang menyerupai
train dari
wedding dress. Gemerlap
candice dres sala Hangover memiliki ciri khas dan sarat pesona. Tilik saja warna yang disematkan. Ide kreatif yang dimilikinya mampu menciptakan gaya
sequin dengan polesan warna hitam yang misterius dan glamor. Sementara, di bagian atas, hanya menggunakan
loose tops atau kaus santai demi menampilkan keseimbangan.
“
Glitter ini inspirasinya dari
tagline kami sendiri, yakni ‘Grab a Stuff and Shine’.
Jadi, seperti biasanya, kami selalu mengangkat baju dan aksesori yang
pop out. Ketika dikenakan, detailnya pasti menarik perhatian orang. Sentuhan ini pun jadi semacam isyarat keberanian dalam mode, khususnya bagi wanita muda,” kata Dini.
Aksi berani dari
glitter style ini dibesut dengan tampilan hitam dengan paduan warna pastel. Bak gemerlap lampu disko, nuansa sequin ini pun menebar pesonanya ketika dikenakan pada malam hari. Forum yang tepat untuk disesuaikan, nyatanya juga tak berlaku lagi. Dengan modal percaya diri, kaum hawa pun bisa tampil dengan pakaian yang berkiblat modern.
Saat proses penuangan ide, Dini mengaku tak sepenuhnya mengadaptasi
mainstream pop art dunia. Secara filosofi, dia membaca karakter mode yang digandrungi kawula muda di Kota Bandung. Di sisi lain, wajib mencermati setiap detail dan tekstur bahan yang diproduksinya secara independen. Tak hanya memenuhi rumus gaya, Hangover juga mengutamakan kenyamanan saat dikenakan dalam berbagai suasana.
“Kalau detail rancangan bajunya berkiblat pada kecenderungan selera orang Bandung. Saya ingin menonjolkan kecantikan kaum wanita lewat rasa percaya dirinya. Sebisa mungkin
cutting harus menonjolkan karakter orisinal dari
fashionista. Inspirasi detailnya, terkadang diambil dari
international brand dress seperti Lanvin. Mereka punya bentuk mencolok, namun tetap
chic dan
sassy,” sebutnya.
Selain aksi
glitter yang memikat, tren
dress terusan pun memiliki daya pikat. Desainnya mengadopsi lengan berbentuk
one shoulder sehingga sang pemakai bisa memamerkan bahu indah tanpa terkesan seronok. Sebagai siasat modenya, baju ini pun dibuat agak konservatif dengan bentuk spanyang dibuat melewati dengkul.
Ramuan mode ini terlihat lebih segar dengan tampilan warna yang menunjukkan eleganitas, seperti kuning emas, hitam
glitter, hijau tosca metalik, merah
maroon. Sementara, untuk detail tangannya, desainnya menempatkan
cutting kimono yang melebar vertikal. Lazimnya mode yang kini tengah digandrungi, tampilan
loose dengan tampilan baju berukuran besar memang sedang diminati.
Namun, para peminat mode juga tak usah merasa kehilangan momentum untuk memamerkan keindahan tubuh. Pasalnya, baju semacam ini biasanya disempurnakan dengan aksen dan detail yang menunjukkan kecantikan wanita.
Hangover juga bermain di aksesori yang bertema senada. Ada beberapa item, seperti kalung, cincin, dan gelang yang diusung dari material serba-
glitter. Bila ingin tampil bak ratu
sequin, tampilan ini pun bisa disempurnakan dengan sematan
candice dress. Tak lupa, kalung, gelang atau cincin yang berbahan
acrylic bisa menjadi pilihan kompak. Aneka aksesori yang dijajal pun ada yang dari benang atau lilitan kain berwarna metalik.
“Sesuai dengan semangat yang dikedepankan
pop art, sensasi keberanian aksesori yang kami tawarkan juga saya representasikan. Semua jenis yang ditawarkan itu orisinal dibuat oleh Hangover secara
handmade, termasuk aneka bentuk aksesori dengan warna serba-
glitter,” sebutnya.
Untuk semua produk yang disuguhkan, Hangover membanderol dengan harga kompetitif. Untuk jenis pakaian, harga yang ditawarkan mulai Rp180.000 sampai Rp450.000 per
piece. Untuk aksesori berkisar antara Rp50.000 hingga Rp135.000.
(tty)