Solusi Efektif Hentikan Pertengkaran Kakak-Adik (I)

|

Gita Ramadian - Okezone

Anak berantem (Foto: Corbis)

Solusi Efektif Hentikan Pertengkaran Kakak-Adik (I)
PERTENGKARAN kakak dan adik kerap terjadi kapanpun dan di manapun. Hal-hal kecil seperti mainan atau makanan dapat memicu konflik yang tidak ada habisnya. Jika Anda kesulitan melerainya, ikuti solusi ini.

Memiliki anak lebih dari satu memang menyenangkan. Sayang, pertengkaran antara si adik dan kakaknya sering tak terelakkan. Hal ini bukan hanya membuat gaduh suasana, namun juga membuat orangtua menjadi frustasi karena harus menghadapinya setiap hari.

Lalu, bagaimanakah solusi menghadapinya? Berikut ini merupakan kiat-kiat menghentikan pertengkaran antar saudara, seperti dikutip dari About.

Bantu anak menunjukkan perasaannya

Bagian dari frustasi yang menyebabkan pertengkaran ialah ketidakmampuannya dalam menunjukkan perasaan. Bila seseorang datang dan mengambil jaket milik Anda, tentu saja Anda tidak akan berteriak dan menangis karena benda tersebut. Namun bagi seorang anak, benda itu merupakan miliknya yang berharga, hingga kadang reaksinya berlebihan.

Kadang, Anda harus menjadi juru bicara bagi anak untuk membuatnya mengerti bagaimana cara mengekspresikan emosinya. "Kamu menangis karena kakakmu membawa buku itu keluar dari kamar."

Perasaan seperti itu dapat seketika teratasi saat Anda membantu anak menyusun kata yang tepat guna mengekspresikan perasaannya. Bila tidak, maka tawarkanlah solusi. "Mari kita ambil lagi buku itu. Lalu, ibu akan bacakan cerita yang kamu dan kakakmu mau."

Jangan membandingkan

"Lihatlah bagaimana kakakmu makan," mungkin tanpa disadari Anda sering mengatakannya. Saudara dapat menjadi panutan yang baik, namun menunjukkan kemampuannya yang lebih dari anak Anda yang lain hanya akan menambah pertikaian antar anak.

Luangkan waktu untuk masing-masing anak

Waktu bagi keluarga memang sangat penting, namun Anda juga perlu waktu bagi masing-masing anak. Buatlah jadwal untuk pembicaraan yang dekat dengan tiap anak. Bisa jadi, 30 menit untuk bermain atau membacakannnya buku. Memberikan atensi secara individu dapat menguatkan ikatan Anda dengan seluruh anak.

Lihatlah secara dua sisi

Balita Anda mungkin tertarik melihat helikopter milik kakaknya. Namun bagi si kakak, ini merupakan cara adiknya untuk mengambil barang miliknya. Daripada membela balita Anda dan menyakiti hati kakanya, cobalah trik ini.

Jelaskan pada si kakak bahwa adiknya belum mengerti peraturan apa-apa dan membutuhkan waktu untuk belajar berbagi. Berikan balita Anda mainan lain dan keluarkan mainan-mainan lain dari ruangan. (ind) (tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Tanda Mantan Minta Balikan