JULI mendatang, Ines Chandra bertolak ke Mongolia, China, mengikuti ajang Miss World 2012. Kini, serangkaian strategi dipersiapkan Miss Indonesia 2012 ini agar sukses menarik perhatian juri.
Ines Chandra merasakan beban berat di pundaknya. Tidak saja karena mewakili Indonesia di ajang internasional, tapi juga dikarenakan prestasi Miss Indonesia sebelumnya yang cukup gemilang.
Pada Miss World 2011, Astrid Ellena atau akrab disapa Ellen masuk jajaran 15 besar Miss World 2011, 10 besar fast track untuk kategori Talent, dan menjadi pemenang Beauty with a Purpose.
“Sejujurnya ada sedikit beban agar nantinya bisa masuk peringkat. Tapi, ya jangan terlalu dibebani. Yang jelas, I’ll do my best. Tapi, kalau ternyata it’s not good enough, ya mau gimana lagi. Itu semua kan pilihan juri. Juri punya pendapat dan keinginan masing-masing. It’s not something yang bisa saya atur. Saya enggak bisa jamin kalau melakukan ini, saya pasti menang. Yang penting, I’ll do my best,” tutur Ines saat berkunjung di kantor redaksi Okezone, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Namun demikian, Ines memiliki strategi khusus dalam hal mencuri perhatian juri.
“Selama sebulan menjalani karantina, saya sih be my self saja. Karena kalau saya berusaha menjadi seperti orang lain, orang juga akan tahu kalau ini dibuat-buat. Tapi yang jelas, saya harus punya manner,” katanya.
Tak hanya manner, untuk mengenali siapa kompetitor terberat dalam merebut mahkota Miss Word 2012, Ines harus banyak bersosialisasi dengan peserta yang lain.
“Saya juga harus bisa membuat diri saya ini terlihat menonjol di antara peserta yang lain. Nah, hal ini mungkin bisa dibantu oleh busana yang dipakai dan penampilan make-up,” kata Ines yang mengaku masih melakukan persiapan busana apa saja yang akan dibawa.
“Mungkin sekitar 10 pieces yang menjadi main dress. Ada beberapa rancangan Denny Wirawan. Untuk talent show atau sport, saat ini sedang disiapkan,” tutupnya.
(tty)