MERASA terpuruk usai putus cinta? Jangan menyiksa diri dan melarikan kesedihan pada hal negatif. Cara-cara ini sanggup menepikan kesedihan tanpa membuat hati Anda muram.
Putus cinta terkadang menimbulkan akibat fatal bagi seseorang. Bukan semata luka hati yang ditinggalkan, namun juga rasa depresi yang sulit terobati. Imbasnya, kualitas kehidupan jadi menurun. Sebelum Anda terpuruk dalam fase tersebut, Ehow memberikan solusi sederhana untuk melarikan kesedihan saat putus cinta.
Berkumpul dengan teman atau keluarga
Jika selama ini waktu Anda tersita untuk pasangan dan rutinitas, tak ada salahnya berhubungan kembali dengan teman dan anggota keluarga. Anda dapat melakukan komunikasi intensif dengan mereka sambil berjalan-jalan menghabiskan waktu. Ini merupakan kesempatan terbaik untuk mendekatkan hubungan dengan teman dan keluarga Anda. Intinya, Anda membutuhkan tempat untuk berkeluh kesah. Tidak ada salahnya berbagi cerita dengan orang terdekat agar kesedihan Anda berkurang.
Ikut komunitas tertentu
Bergabunglah dengan komunitas tertentu yang Anda senangi, misalnya komunitas jalan-jalan, kuliner, memasak, dan sebagainya. Kesibukan ini dapat menjadi pilihan untuk memfokuskan energi Anda pada kegiatan positif dan tidak meratapi kesedihan di rumah yang semakin membuat Anda terpuruk.
Mengasah keterampilan baru
Anda dapat mengisi waktu dengan mengaktifkan kegiatan baru, misalnya kursus bahasa atau menjadi sukarelawan sebuah organisasi sosial. Pelarian ini mampu membuat Anda merasa produktif dan merasakan kehangatan dengan kehadiran orang-orang di sekeliling Anda.
Bertemu orang baru
Tak ada salahnya bertemu dengan sosok baru dalam kehidupan Anda. Tidak perlu berpatokan mencari orang baru untuk menggantikan sosok yang hilang dari hati Anda sebelumnya. Namun, fokuslah pada kemungkinan-kemungkinan baru yang jauh dari sekadar hubungan cinta yang mungkin saja Anda temui pada sosok tersebut. (tty)
Rabu, 22 Mei 2013 00:16 WIB
Selasa, 21 Mei 2013 22:21 WIB
Selasa, 21 Mei 2013 21:59 WIB