DESAINER Christian Louboutin seakan tak lelah memerjuangkan apa yang dia anggap sebagai haknya. Usai kalah tuntutan dari Yves Saint Laurent (YSL), kali ini pil pahit pun harus kembali ditelannya atas kekalahannya terhadap label Zara yang dianggap meniru sol sepatu merah ciptaannya.
Seberapa pentingkah warna sol sepatu bagi Anda? Mungkin banyak yang berkata tidak penting. Namun bagi desainer sekelas Christian Louboutin, sol sepatu berwarna merah merupakan sebuah hal yang begitu penting.
Louboutin menuntut toko retail asal Spanyol, Zara karena dianggap telah meniru sol sepatu berwarna merah yang dia ciptakan. Namun, pengadilan di Prancis memutuskan bahwa sepatu buatan Zara dengan harga yang lebih murah tidak dapat disamakan dengan sepatu buatan desainer kenamaan ini.
Pihak Zara memberikan pembelaan bahwa sepatu buatannya yang dijual sekira Rp576 ribu tidak dapat disamakan dengan sepatu Louboutin seharga Rp5,7 juta atau hampir 10 kali lipat harganya.
Sebuah
website fesyen
WWD melaporkan bahwa pengadilan Prancis telah memutuskan Zara menang. Louboutin pun harus membayar Zara sebanyak Rp29 miliar sebagai ganti rugi.
Meski demikian, Alexis Mourot selaku General Manager Christian Louboutin mengatakan, perusahaannya masih akan maju untuk memenangkan hak cipta dari sol sepatu merah tersebut, demikian seperti dilansir
Dailymail.
Sebelumnya, Louboutin kalah dalam tuntutannya melawan YSL lagi-lagi atas kasus yang sama. Louboutin mengklaim bahwa dirinyalah yang menemukan sol sepatu berwarna merah. Karena itu, dia merasa yang memiliki hak untuk menjualnya.
(ind) (tty)