SETIAP pasangan tentu tidak ingin pernikahan mereka berakhir dengan perceraian. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa banyak pasangan yang mengambil jalan perceraian dalam menyelesaikan masalah rumah tangga. Hal ini semata dilakukan karena mereka ingin terbebas dari beban masalah yang menumpuk dan meraih kebahagiannya lagi.
Contoh yang nyata misalkan terjadi pada sosok public figure, sering kita jumpai beberapa dari mereka melakukan kawin-cerai. Namun, mereka terlihat seolah tak peduli dengan apa yang digunjingkan orang lain. Padahal, bisa saja dalam hati kecil mereka juga merasakan hal yang sama dengan orang lain ketika dihadapkan dengan proses perceraian.
“Mereka ini kan harus jaga imej, bisa pasang muka tebal di depan public, tapi tentu saja mereka tidak bisa berpura-pura dengan diri mereka sendiri. Sebab, dalam hatinya sangat sakit menghadapi situasi seperti itu,” tutur psikolog Dra. Emilia Naland, M.Si, ketika berbincang dengan Okezone melalui sambungan telefon, Kamis, 21 Juni 2012.
Dikatakan Emilia, kondisi yang dialami oleh sosok public figure sebenarnya tak ubahnya dengan masyarakat biasa. Bedanya, public figure banyak disorot masyarakat, sementara di kalangan masyarakat sendiri juga tentunya akan dipergunjingkan antar sesama anggota masyarakat yang lain.
“Tentu saja ini tidak jauh berbeda dengan pribadi seorang public figure bahwa kalau masyarakat yang bukan public figure ini kan pastinya punya kenalan, dan tentu saja itu sama-sama tidak mudah karena permasalahan rumah tangganya dipergunjingkan orang lain. Mereka pasti merasa malu. Namun sekali lagi ditekankan di sini, baik public figure atau bukan, mereka tetap harus menghadapi proses ini,” tutup Emilia. (ina)
(tty)
Kamis, 23 Mei 2013 22:20 WIB
Kamis, 23 Mei 2013 22:19 WIB
Kamis, 23 Mei 2013 21:31 WIB