Topic » Seksualitas more...
Getting Time...

Jarak Tepat Buah Hati Miliki Adik Lagi (I)

Gita Ramadian - Okezone
Sabtu, 30 Juni 2012 10:31 wib
detail berita
Keluarga berkumpul (Foto: Corbis)

MEMILIKI buah hati tentunya merupakan dambaan setiap pasangan suami-istri. Namun, menjadwalkan jeda usia antara anak pertama dengan anak berikutnya menjadi sebuah pertimbangan yang perlu dipikirkan secara matang.

Membesarkan anak-anak merupakan hal yang tidak mudah. Dibutuhkan kecakapan manajemen waktu dan pola asuh yang tepat untuk diterapkan. Karenanya, memiliki anak dengan jeda waktu yang tepat perlu menjadi pembahasan Anda dan pasangan. Jika tidak, Anda hanya akan direpotkan dengan permasalahan tersebut. Agar memiliki referensi, Ivillage memberikan ulasannya untuk Anda.

Jarak satu tahun

Memiliki anak yang hanya terpaut usia satu tahun tentu akan sangat merepotkan. “Anda akan mengalami kurang tidur, bahkan terkadang tidak tidur sama sekali,” tutur Michele Borba, Ed.D, pakar perkembangan anak dan penulis Book Parenting Solutions.

- Kelebihan:

Namun, ada pula keuntungan yang dimiliki ketika Anda menghadapi situasi ini, salah satunya anak akan memiliki teman bermain. Kecemburuan juga akan jarang terjadi karena si sulung sempat menyadari bahwa posisinya telah tergantikan dengan hadirnya si adik.

Memberikan pembelajaran juga menjadi lebih mudah dengan kondisi ini. Saat Anda harus mengajarkan pada si sulung cara menggunakan toilet, adiknya dapat melihat dan segera menirunya. Hal ini tentunya merupakan sebuah hal yang menguntungkan bagi orangtua.

- Kekurangan:

Saat memiliki anak dengan usia yang sangat dekat, seluruh tenaga, bahkan keuangan Anda akan terkuras. Kedua anak masih sangat tergantung pada Anda, belum lagi biaya persalinan, hingga pendidikan yang cukup mahal.

Selain itu, Anda juga akan kekurangan waktu untuk bersama anak-anak secara individual. Anda akan segera kerepotan mengurusi si bungsu dan melupakan si sulung. “Saya kehilangan momen untuk menikamati masa tumbuh kembang si sulung karena kerepotan mengurus dua bayi,” kata Sezanne Nukho, ibu dari dua anak yang terpaut satu tahun.

Dua atau tiga tahun

- Kelebihan:

“Saat anak berusia tiga tahun, biasanya dia sudah berada pada preschool, sehingga Anda akan memiliki waktu untuk mengurus bayi tanpa membuat si sulung merasa ditinggalkan,” kata Dr Julie Luttinger, dokter anak. Si sulung juga sudah dapat membantu ibu, seperti mengambilkan popok atau mainan untuk adiknya.

Anda juga dapat menggunakan peralatan bayi bekas si sulung untuk bayi Anda, sehingga membuat Anda lebih berhemat. Selain itu, lebih banyak waktu untuk menikmati malam dengan tidur yang nyenyak sebelum memulai rutinitas bangun malam, demi mengurusi bayi.

- Kekurangan:

Setiap ibu hamil biasanya mengalami kelelahan yang berlebih. Apalagi setelah seharian mengurusi batita yang sedang aktif dalam bermain. Saat usia dua atau tiga tahun, anak biasanya sudah terlatih menggunakan toilet. Ketika si bungsu hadir, maka Anda harus kembali mengulangi rutinitas yang sama. (ind)
(tty)

Beri komentar

BACA JUGA ยป