2014, Rakyat Indonesia Peroleh Jaminan Kesehatan

|

Gita Ramadian - Okezone

Cek kesehatan (Foto: Corbis)

2014, Rakyat Indonesia Peroleh Jaminan Kesehatan
PENINGKATAN pelayanan kesehatan masyarakat senantiasa dilakukan pemerintah dari waktu ke waktu. Yang terbaru, program Jaminan Kesehatan Semesta diharapkan dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat secara merata pada 2014 mendatang.
 
Di negara-negara maju, pelayanan kesehatan masyarakat telah ter-cover secara merata dan menjangkau semua lapisan. Lain halnya dengan Indonesia, di mana belum ada kepastian dan jaminan pelayanan kesehatan yang merata bagi masyarakatnya.
 
Momen ini disadari betul oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. Karenanya, Kemenkes pun merilis program bernama Jaminan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage).
 
"Kami berharap pada 2014, 70 persen masyarakat Indonesia telah memiliki jaminan kesehatan," ungkap Prof dr Ali Ghufron Mukti Msc, Phd, Wakil Menteri Kesehatan RI, dalam acara temu media di ruang Mahar Marjono, Kantor Kemenkes RI, Kuningan, Jakarta, Jumat (29/6/2012).
 
Dalam program yang rencananya dimulai pada 2014, negara akan menjamin segala pelayanan kesehatan yang berindikasi medis. Hal ini termasuk pelayanan persalinan, berobat jalan, rawat inap, hingga obat-obatan yang seharusnya menjadi tanggung jawab pasien secara pribadi.
 
Pelayanan rujukan juga akan dimudahkan. Saat merasakan keluhan kesehatan, orang dapat berobat di primary care, seperti puskesmas, klinik, maupun dokter pribadi. Bila dirasa perlu penangan lebih lanjut, akan dirujuk ke rumah sakit terdekat. Proses perujukan ini juga tidak terbatas secara regional, artinya bila rumah sakit daerah tidak memungkinkan maka dapat dirujuk ke rumah sakit lain yang lebih memadai.
 
Untuk mendapatkan pelayanan tersebut, setiap anggota masyarakat harus membayar premi. "Range biaya premi perseorangan sampai saat ini ialah Rp19 ribu hingga Rp27 ribu per bulan. Namun, semua pembiayaan tersebut masih perlu pembicaraan yang lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait," ungkap Ali.
 
Sementara itu, bagi golongan miskin dan hampir miskin, seluruh biaya premi akan menjadi tanggungan pemerintah. Diharapkan, dengan hadirnya jaminan kesehatan semesta ini, seluruh lapisan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan secara merata. (ind)
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Curahan Hati Amber Wanita Obesitas