Topic » Seksualitas more...
Getting Time...

Make-Up Artist pun Jadi Profesi Menjanjikan

K. Wahyu Utami - Okezone
Kamis, 19 Juli 2012 14:03 wib
detail berita
Make up artist memoles model (Foto: Corbis)

MENINGKATNYA kebutuhan rias baik di atas panggung ataupun di luar panggung membuat profesi make-up artist menjadi pekerjaan yang menjanjikan. Karenanya, jangan takut menjajal profesi ini jika Anda betul-betul tertarik mendalaminya.

Dibandingkan dengan dulu, dunia tata rias saat ini berkembang pesat. Tidak lagi di ranah acara formal semata, tapi juga memenuhi keseharian. Saat ini, banyak orang menjadikan make-up sebagai kebutuhan primer, baik saat bekerja hingga menghadiri undangan pernikahan.

Bertambahnya kebutuhan tersebut tentu menjadi peluang tersendiri bagi para pecinta tata rias. Dengan adanya celah tersebut, tentu potensi menjadi make-up artist menjadi semakin lebar.

Anggra Septa, make-up artist professional mengatakan, jasa penata rias sudah banyak beredar di Indonesia dan begitu menjanjikan. Saking menjanjikannya, makin hari peluangnya semakin bertambah.

Karenanya, bagi Anda yang ingin menjalani profesi ini, selain dibutuhkan niat, Anda pun membutuhkan ketekunan untuk melahirkan karya seni yang indah.

“Para calon make-up artist harus mau banyak baca majalah, iklan, brosur, ataupun internet untuk dapat berimajinasi dengan melihat banyak warna,”  tutur Anggra ketika ditemui Okezone dalam acara peluncuran buku panduan tata rias Cantik dengan Fashion Make-up di Hotel Santika Premiere Jakarta, baru-baru ini.

Selain memperbanyak referensi sebagai pengetahuan, Anggra juga menekankan bahwa seorang make-up artist jangan pernah takut berkreasi.

“Jangan pernah takut untuk terjun menjadi make-up artist. Kalian harus terus berlatih dan berlatih. Jangan pernah malu untuk ikut lomba karena itu buat tantangan. Ikut seminar juga penting karena untuk make-up artist itu bukanlah pekerjaan yang membutuhkan tenaga, tapi penuh dengan ide-ide kreatif sehingga perlu melihat dari berbagai sisi,” tutupnya. (ind) (tty)

Beri komentar