Masalah Rumah Tangga Ini Bikin Pasutri Harmonis (II)

Gita Ramadian - Okezone
Sabtu, 21 Juli 2012 08:13 wib
detail berita
Pasangan bertengkar (Foto: Corbis)

SEDIANYA, setiap rumah tangga selalu diterpa masalah dan problematika. Namun, jangan dulu khawatir karena adakalanya ujian seperti itu justru dapat merekatkan hubungan Anda dan pasangan.

Menyatukan dua individu yang berbeda dalam sebuah tali pernikahan tak pernah mudah. Karenanya, wajar bila pasangan suami-istri acapkali mengalami pertengkaran. Meski demikian, ada juga masalah yang hadir dan membuat hubungan Anda dan pasangan semakin harmonis. Apa sajakah itu? Berikut ini beberapa masalah yang baik untuk pernikahan Anda, seperti dilansir Ivillage.

Dia mengahabiskan banyak uang untuk hobinya

Dalam konteks ini, dia mengeluarkan banyak uang untuk kesenangannya, namun keluarga tetap tercukup kebutuhannya. “Bila semua tagihan terbayar dan anak-anak tercukupi, tak ada salahnya bila suami membeli tongkat golf baru atau pergi memancing,” kata Krasnow, penulis buku The Secret Lives of Wives: Women Share What It Really Takes to Stay Married. Pasangan harus dapat berkembang sebagai individu, dan sesekali mengeluarkan uang banyak dapat memenuhi kebutuhan pribadi.

Dia menggemari pornografi

“Masalah pornografi memang menjengkelkan, namun tak berarti itu merupakan bencana,” kata Susan Heitler, PhD, seorang psikolog. Pasangan yang jujur mengenai ketertarikannya pada pornografi mungkin dapat memasukkannya ke dalam hubungan seksualnya.

“Pertimbangkan hal itu untuk menghilangkan kejenuhand ari rutinitas,” kata Dr. Heitler. Hal ini baru dapat dipermasalahkan bila digunakan secara sembunyi-sembunyi atau justru dilakukan saat Anda bersamanya. Namun jika dilakukan sesekali saat tak ada orang, maka tak masalah.

Dia bekerja sepanjang waktu

Mellisa dari  Ft. Lauderdale, frustasi dengan suaminya yang bekerja 60 jam sepekan. “Saya merasa menjadi orangtua tunggal bagi kedua putra saya,” ungkapnya.

Ternyata sisa waktu yang dimilki suaminya digunakan untuk mencari posisi di tempat kerjanya. “Dia harus menunjukkan pada perusahannya mau melakukan apa saja,” jelasnya.

 “Suami saya merindukan saat-saat berkumpul dengan anak-anaknya, dia menghabiskan akhir pekan untuk membangun ikatan keluarga.”

Jika dia bekerja tanpa henti, ingatlah saat Anda pertama kali berkencan dengannya. Kemungkinan, semangatnya dalam bekerja merupakan kualitas yang membuat Anda tertarik padanya. Namun, itu dapat menjadi masalah saat pekerjaan selalu menjadi nomor satu dibanding anak-anak. (ind) (tty)

Beri komentar

BACA JUGA ยป