RUMAH tangga harmonis adalah dambaan setiap pasangan suami-istri. Namun terkadang, masing-masing pasangan lupa dengan kebiasaan buruk yang sering dilakukan ketika lajang, terulang ketika berumah tangga.
Berikut ini tujuh rutinitas buruk yang bisa memicu keretakan rumah tangga, seperti yang dikutip dari MSN.
Tidak ada pertengkaran
Saat bertengkar tentu bukanlah momen favorit Anda selama memiliki kehidupan pernikahan. Namun, terkadang perdebatan inilah yang ada dapat membuat Anda dan pasangan menjadi lebih dekat karena bekerjasama dalam memperbaiki masalah yang ada.
Solusinya, jika Anda mempunyai pendapat yang berbeda dengan pasangan, maka jangan ragu untuk mengungkapkannya. Katakan dengan sopan dan tidak menghakimi. Dengan adanya kompromi, bisa membuat hubungan semakin lekat.
Lebih sering keluar bersama teman daripada pasangan
Banyak pasangan lebih memilih keluar bareng teman dibanding dengan pasangannya. Hal ini mengesankan bahwa waktu Anda lebih layak bersama teman atau kerabat, dibanding dengan pasangan hidup Anda sendiri.
Solusinya, sahabat atau teman itu penting, tapi suami Anda jauh lebih penting dan ia perlu tahu siapa saja teman Anda sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran. Buatlah jadwal bertemu yang seimbang antara pasangan dan teman.
Berbagi cerita orangtua atau mertua
Sesekali membagi cerita dengan orangtua atau sang mertua, bukanlah hal yang salah. Namun jika terlalu sering bisa menunjukkan bahwa Anda tak bisa mengatasi kekurangan suami dan membuka aibnya. Belum lagi jika informasi yang Anda beritahukan dengan orang tua atau mertua Anda tidak diketahui oleh pasangan.
Solusinya, jadilah pasangan yang selalu menutupi kekurangan rumah tangga. Bukan karena pencitraan atau dibilang sebagai pasangan yang kompak, tetapi agar tidak banyak orang yang terlibat dalam kehidupan pernikahan, terutama jika sedang terjadi masalah.
(tty)
Senin, 20 Mei 2013 17:06 WIB
Senin, 20 Mei 2013 15:30 WIB
Senin, 20 Mei 2013 14:19 WIB