Hidangan Ramadan Bercita Rasa Nusantara

|

SINDO -

(Foto:Blogspot)

Hidangan Ramadan Bercita Rasa Nusantara
SEJUMLAH restoran, kafe, dan hotel di Kota Bandung menyambut Ramadan dengan memunculkan aneka kudapan khas puasa, seperti kolak atau ragam menu lain yang menggugah selera.

Seperti menu berbuka puasa di beberapa hotel yang mencontek camilan legit. Selain itu, Anda pun dapat menikmati hidangan khas berbuka pada konsep buffet dengan tema dan selera rakyat yang biasa muncul saat Ramadan. Aneka macam bubur, seperti kacang ijo, ketan item, dan bubur sum sum disajikan dengan menarik. Ada pula ragam kolak, di antaranya kolak labu, pisang, kolang kaling,tapai, biji salak (candil), cendol, pisang ijo, dan es buah serta colenak.

Olahan ini disajikan selama Ramadan dalam konsep display takjil. Guna memberikan warna dan keragaman saat bersantap, beberapa menu digilir setiap hari sehingga pencinta kuliner tidak bosan dengan menu yang sama setiap hari.

“Tiap bulan puasa,banyak orang memilih menu legit atau pembuka yang variatif ketimbang menu utama. Karenanya, untuk menyemarakkan Ramadan, ada 16 menu takjil yang akan menjadi pilihan selama Juli dan Agustus atau bulan puasa ini,” kata Dicky Dewantara, Executive Chef Hotel Grand Aquila Bandung.

Untuk racikan serbalegit, jenis-jenis camilan tradisional lain yang tetap diperhatikan adalah kue tapai, semar mendem, putri no’ong, dan sebagainya. Bahkan, ada pula display ragam kurma untuk mengentalkan suasana puasa. Semua takjil legit ini dibuat dengan komposisi bahan-bahan yang menggunakan tepung beras, tapai ketan, singkong, santan, dan gula merah.

“Makanan tradisional ini dominan menggunakan bahan-bahan klasik yang manis dan gurih. Pembuka legit ini pun lebih disukai karena teksturnya yang lembut, rasanya khas, dan karakternya unik,” papar Dicky.

Menu-menu ala buffet disiapkan guna melengkapi santap berbuka puasa atau makan malam Anda pada bulan Ramadan. Tak tanggung-tanggung, di meja buffet, para pengunjung dimanjakan dengan sepuluh macam menu utama, yakni tiga jenis sup, empat macam nasi, dan tujuh appetizer paling jawara. Bahkan, set menu lengkap itu bisa dinikmati mulai Minggu hingga Kamis.

Sementara pada Jumat dan Sabtu, buffet disajikan di lobi hotel. Bagaimana dengan main course? Dicky menjajal tema cita rasa budaya yang di dalamnya terdapat sajian menu Nusantara. Kekayaan kuliner khas Indonesia itu seperti ayam semur, gulai, opor, cabai hijau, bumbu kecap, sapi tongseng, dan ikan kakap balado. Untuk melengkapi kenikmatan bersantap, buffet ini juga menghadirkan beberapa olahan berbasis seafood.

Hidangan itu terwakilkan lewat cumi,udang, dan kepiting yang dilumuri dengan bumbu khas Indonesia.

“Buffet ini juga disempurnakan dengan koleksi sayuran khas daerah. Misalnya ulukuteuk, urap, baby kailan, plecing kangkung, brokoli bawang putih, capcai dan masih banyak lagi. Selama puasa, sayuran juga diperlukan tubuh sebagai penyeimbang. Karenanya, kami melengkapinya dalam beberapa jenis racikan daerah,” sebut sang chef. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Gadis Cantik Ini Makan Pedas Hanya Jika Datang Bulan