PAKAIAN olahraga terbaru dirancang khusus bagi perempuan Muslim yang akan bertanding olahraga secara internasional. Ide ini muncul karena keputusan FIFA yang akhirnya membatalkan larangan, para atlet sepakbola perempuan Iran yang bermain bermain dengan kepala tertutup.
Pada pelaksanaan Olimpiade London 2012 ini, FIFA memperbolehkan aturan pakaian perempuan Muslim yang akan bersaing dalam 26 cabang olahraga. Beberapa di antaranya bertanding mengenakan sport hijab.
Sport hijab sendiri dirancang oleh desainer Belanda, Cindy Van De Bremen yang mulai aktif mendesain sejak tahun 1999. Desainnya terlihat praktis, bukan terbuat dari bahan seperti syal sehingga terlihat lebih sporty, seperti yang dilansir dari Guardian.
Tahun lalu Federasi Internasional Angkat Besi juga memperbolehkan atlet perempuan mengenakan pakaian olahraga Muslim yang menutupi lengan dan kaki. Sehingga membuat mereka menjadi tim pertama yang mengenakan hijab saat berkompetisi.
Menurut Dr. Emma Tarlo, seorang antropolog sekaligus penulis di Universitas London mengatakan bahwa hambatan partisipasi atlet Muslim di ajang olahraga tidak bisa diremehkan. Pasalnya, ini terjadi lantaran kurang mendukungnya keragaman pakaian olahraga. Oleh karena itu, dengan adanya sport hijab tersebut nantinya begitu membantu mereka.
Tarlo juga mengatakan bahwa atlet yang mengenakan pakaian ini tentunya akan menginspirasi banyak perempuan muslim lainnya. “Jika Anda gemar dengan olahraga, tentunya akan lebih menyenangkan jika bisa bertemu dengan komunitasnya, sebab jika Anda melihat dengan komunitas tersebut maka Anda bisa berbagi nilai-nilai yang mengandung pesan positif.” (ina)
(tty)
Senin, 20 Mei 2013 13:01 WIB
Senin, 20 Mei 2013 12:50 WIB
Senin, 20 Mei 2013 11:20 WIB