WANDA Hamidah batal menggugat cerai suaminya, Cyril Roul Hakim. Agar kepercayaan anak-anak kembali pulih atas kegagalan rumah tangga orangtuanya, apakah yang harus dilakukan Wanda?
Mengarungi bahtera pernikahan selama 12 tahun bukan waktu yang sebentar bagi pasangan Wanda Hamidah dengan sang suami, Cyril Roul Hakim. Dikaruniai lima orang anak seakan kehidupan mereka telah lengkap. Meski demikian, bukan berarti rumah tangga Wanda jauh dari masalah.
Belum lama ini, wanita yang pernah jadi aktivis mahasiswa 1998 yang turut menjadi saksi mata dari insiden penembakan mahasiswa Trisakti ini, menggugat cerai sang suami dengan alasan tertentu. Namun tak lama kemudian, dia mencabut gugatan tersebut dan memutuskan rujuk kembali dengan suami.
Melihat kondisi seperti ini, tentunya psikologis si buah hati juga menjadi tidak menentu dan kehilangan sedikit kepercayaan pada orangtua mereka. Melihat situasi tersebut, psikolog anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani, S.Pi., M.Si menilai bahwa orangtua harus dapat membuktikan dan memperlihatkan rasa aman di hadapan anak-anak. Setelah itu, kata Anna, niscaya mereka akan memiliki perasaan untuk dapat mempercayai orangtuanya kembali.
“Jika orangtua bisa memberikan rasa aman dan nyaman itu kembali di hadapan anak, maka interaksi satu sama lain akan terbangun dan kembali seperti semula,” tuturnya saat dihubungi
Okezone via sambungan telefon, Jumat (31/8/2012).
Menurut psikolog yang sering menjadi pembicara mengenai pengasuhan anak maupun permasalahan pasangan dan keluarga ini, perceraian orangtua dapat menimbulkan rasa trauma pada anak. Tapi jika orangtua memutuskan untuk rujuk kembali, mereka juga harus dapat memberikan bukti itu di depan sang buah hati.
Dengan tindakan positif yang ditampilkan di depan anak, akan mengembalikan kepercayaan anak itu sendiri terhadap orangtuanya.
“Langkah sederhana bisa dimulai dengan melakukan aktivitas bersama, seperti masak menu makanan bersama, pergi jalan-jalan, atau ke tempat rekreasi yang diinginkan sang anak,” tutupnya.
(ina) (tty)