Gangnam Berbudaya di Museum Kimchi & Kuil Bongeunsa

|

Adhia Azkapradhani - Okezone

Museum Kimchi Pulmuone memuat sejarah kimchi hingga menjadi kebudayaan (Foto: tripadvisor)

Gangnam Berbudaya di Museum Kimchi & Kuil Bongeunsa
USAI letih belanja di destinasi pilihan, isi pula aktivitas jalan-jalan ke Kota Gangnam menuju wisata budaya. Gangnam memiliki Kuil Bongeunsa yang penuh sejarah dan Museum Kimchi Pulmuone yang merupakan cerminan masyarakat Korea Selatan.

Ingin mencoba tempat wisata lain yang berbeda dari wisata belanja? Anda dapat berkunjung ke kuil Bongeunsa. Salah satu kuil Budha terbesar ini berada di seberang COEX Mall.

Di luar kuil, Anda dapat melihat sebuah Patung Maitreya berwarna putih yang kokoh. Patung budha setinggi 23 meter ini merupakan salah satu yang terbesar di Korea Selatan. Banyak wisatawan dan warga setempat beribadah di kuil ini karena sebagian besar warga Korea merupakan penganut agama Budha.

Kuil Bongeunsa merupakan salah satu kuil tertua yang ada di Gangnam. Kuil ini dibangun pada 794 masa pemerintahan Kerajaan Silla. Pada 1939, mayoritas bangunan asli dari kuil ini terbakar ketika dijajah Jepang. Seiring berjalannya waktu, kuil ini direnovasi dan dibangun kembali.

Kuil bongeunsa terdiri dari beberapa bagian, yaitu Dae-ungjeon, yeongsanjeon, Panjeon, Myeongbujeon, dan Mireukjeon. Di luar Mireukjeon atau The Maitreya Hall inilah patung Budha berdiri sedangkan area di sekitarnya biasa digunakan untuk upacara-upacara tertentu.

Untuk dapat masuk ke kuil ini, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya alias gratis! Bahkan, ada penawaran menarik yang diberikan kuil ini. Program hidup di kuil menjadi program andalan yang ditawarkan bagi para wisatawan. Biayanya tergantung pada seberapa lama Anda akan tinggal di kuil.

Kegiatan ini meliputi tur keliling kuil, upacara minum teh (Da-do), meditasi, dan membuat bunga lotus. Jika Anda berencana mengikuti kegiatan ini, janganlah menggunakan pakaian terbuka dan gunakanlah kaos kaki.

Kuil ini buka setiap harinya dari pukul 03.00 sampai 22.00. Saat yang tepat untuk datang ke kuil ini adalah ketika perayaan Hari Lahir Budha, karena pada saat itu akan ada Festival Lampion teratai. Festival ini berlangsung selama tiga hari, dengan lampion-lampion yang indah dipamerkan di kuil ini selama 10 hari berturut-turut.

Museum Kimchi Pulmuone, bagian dari kehidupan warga Korea

Siapa sih yang belum pernah mendengar nama kimchi, makanan khas Korea? Kimchi bukan hanya makanan khas Korea, bahkan kini sudah menjadi budaya tersendiri. Di Gangnam, terdapat sebuah museum yang bernama Pulmuone Kimchi Museum.

Museum ini memuat sejarah kimchi, cara pembuatan, jenis-jenis kimchi, bahan-bahan pembuatnya, literatur mengenai kimchi, bahkan Anda dapat membuat kimchi di museum ini. Untuk dapat masuk ke museum, Anda harus membeli tiket seharga 3.000 Won (sekira Rp25 ribu).

Museum ini buka setiap Selasa sampai Minggu sejak pukul 10.00 hingga 18.00. Di museum ini, Anda bebas menggunakan kamera untuk mendokumentasikan perjalanan. Untuk mengelilingi museum yang sudah berdiri sejak 1986 ini, Anda membutuhkan waktu sekira 15-20 menit.

Museum ini terdiri dari beberapa bagian ruangan. Bagian pertama memuat sejarah kimchi. Terdapat berbagai literatur dari zaman dahulu yang menceritakan mengenai kimchi. Selanjutnya, Anda dapat mengetahui zaman ketika cabai mulai digunakan dalam kimchi.

Pada awalnya, yaitu abad ke-17, kimchi dibuat tanpa menggunakan cabai. Penambahan rasa pedas ini baru ada 200 tahun kemudian. Bahkan sebelum abad ke-19, kimchi hanya menggunakan bahan dasar sayuran asli korea, karena setelah abad ke-19 sawi putih baru dikenal oleh masyarakat Korea.

Setelah itu, Anda dapat melihat peragaan kimjang. Kimjang adalah budaya membuat kimchi yang dibuat oleh orang Korea. Tidak hanya melihat, Anda pun dapat mencoba membuat kimchi dan mencicipinya.

Di museum ini pun dijelaskan manfaat dari setiap jenis kimchi. Kimci merupakan salah satu dari makanan tersehat di dunia karena kandungan kalorinya yang rendah, tapi mengandung serat yang tinggi. Di museum ini dipamerkan ratusan jenis kimchi yang tersebar di dunia. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Ingin Berlibur Sendirian, Perhatikan Ini!