Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Getting Time...

Saat Ingin Pensiun, Foke Bisa Perhatikan Ini

Gita Ramadian - Okezone
Jum'at, 21 September 2012 15:14 wib
detail berita
Fauzi Bowo (Foto: Heru/Okezone)

LEWAT perhitungan cepat Pemilukada DKI Jakarta putaran kedua, pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama unggul dari dari Fauzi Bowo (Foke) dan Nachrowi Ramli. Dengan kekalahan ini, apakah Foke akan pensiun dari dunia politik?  
 
Menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta selama satu periode, nampaknya Foke harus menelan pil pahit karena gagal di Pilkada 2012. Menilik perjalanan kariernya yang cukup panjang, rasanya tidak mengherankan bila pria 64 tahun ini memikirkan untuk pensiun dari dunia politik.
 
“Kecuali punya rencana lain yang sudah dipikirkan matang-matang, maka lebih baik dia fokus memisahkan diri secara fisik dan emosional dari pekerjaannya,” tutur psikolog Fredrick Dermawan Purba M. Psi lewat e-mail yang diterima Okezone, Jumat (21/9/2012).
 
Dari kacamata Psikolog dan Dosen Muda Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran, Bandung ini, Foke sebaiknya melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan dengan memanfaatkan jejaring sosial dan pengaruh yang dia miliki.
 
Adapun mengenai rencana pensiun yang mungkin akan ditempuh, psikolog yang akrab disapa Bang Jeki ini menjabarkan secara umum, beberapa poin yang mesti diperhatikan.


Persiapan finansial
 
Hal ini perlu dipikirkan dan dilakukan jauh hari sebelum pensiun. Tabungan, modal, dan aset yang telah dimiliki sebelumnya sebaiknya sudah dihitung dengan baik agar dia terhindar dari masalah finansial di kemudian hari.


Kegiatan baru
 
Siapkanlah kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan selama pensiun. Pilihlah kegiatan yang terstruktur dan produktif, bukan sekadar duduk dan diam saja.


Kesehatan fisik dan emosional
 
Pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan berkala menjadi penting karena itu menentukan banyak hal setelah pensiun nanti. Antara lain, pengobatan, kegiatan olahraga, serta asuransi.
 
Persiapan emosional dapat dilakukan dengan menemui profesional yang memang mengkhususkan diri untuk membantu persiapan pensiun, program-program pelatihan, juga buku-buku terkait itu.
(tty)

Beri komentar

BACA JUGA ยป